Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Persiapan Jalan Tol Solo-Jogja Fungsional Ditargetkan Selesai 20 Desember

Angga Purenda • Senin, 18 Desember 2023 | 14:30 WIB
Kondisi Jalan Tol Solo-Jogja yang hendak difungsionalkan saat arus mudik dan balik pada libur Nataru, Minggu (17/12).
Kondisi Jalan Tol Solo-Jogja yang hendak difungsionalkan saat arus mudik dan balik pada libur Nataru, Minggu (17/12).

RADARKLATEN.COM - Persiapan Jalan Tol Solo-Jogja yang hendak dibuka sepanjang 13 Km saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) terus dikebut.

Rencananya, jalan tol ini bakal dibuka sepanjang 13 Km selama 13 hari mulai 22 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024. Mulai dari Colomadu sampai pintu tol Karanganom di Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Klaten.

“Ya kita berusaha untuk memberikan dukungan secara maksimal. Dari Kartasura sampai gerbang Karanganom sepanjang 13 Km. Tinggal merapikan saja ini dan mempersiapkan rambu-rambu, sebelum 20 Desember harus selesai,” ucap General Manager Lahan dan Utilitas PT Jasamarga Jogja Solo, Muhammad Amin, Minggu (17/12).

Lebih lanjut, Amin menjelaskan, nantinya selama libur Nataru Jalan Tol Solo-Jogja akan dibuka satu arah.

Ada pun pembagiannya dari 22-31 Desember 2023 akan dibuka dari arah Colomadu ke Klaten. Sedangkan pada 1-3 Januari 2024 dari arah Klaten ke Colomadu.

Amin mengungkapkan, saat Jalan Tol Solo-Jogja difungsionalkan, untuk kecepatan kendaraan saat melaju direkomendasikan 40 Km per jam.

Meski sebenarnya apabila jalan tol tersebut sudah jadi secara keseluruhan, bisa dipacu hingga kecepatan 80 Km per jam.

“Sepanjang 13 Km ini, nantinya tidak diperlukan rest area. Kecuali yang difungsional sampai Klaten, memang itu perlu rest area,” ucap Amin.

Amin mengungkapkan, dengan difungsionalkan Jalan Tol Solo-Jogja sepanjang 13 Km itu bisa mengurangi kemacetan di daerah Kartasura, Sukoharjo.

Terlebih lagi tidak menggunakan jalan umum untuk bisa tembus ke jalan nasional. Melainkan membuat akses tersendiri sehingga tidak menganggu kepadatan arus saat libur nataru.

“Terkait pertemuan kendaraan dengan ruas jalan nasional, nantinya kami akan melakukan koordinasi dengan kepolisian,” ucapnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana sempat mengecek Jalan Tol Solo-Jogja di Klaten pada pekan lalu.

Ia mengungkapkan jika Tol Solo-Jogja hanya dibuka pada pagi sampai sore hari saja. Dari pukul 07.00-17.00 dikarenakan belum ada kelengkapan penerangannya.

“Untuk rambu-rambu segera dilengkapi serta disiapkan posko pengamanan di gerbang tol Colomadu maupun exit tol Karanganom. Ini untuk membantu kendaraan keluar-masuk tol,” ucapnya.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng, Erry Derima Riyanto saat mendampingi Pj Gubernur Jateng kunjungan ke Klaten memberikan keterangan diperkirakan ada 14 juta pemudik yang memasuki Jateng saat Nataru.

Hal itu didasarkan hasil survei dari Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Kemudian kami perkirakan dari kendaraan yang masuk ke Kalikangkung (masuk tol, Red) ada sekira 350.000 unit kendaraan masuk Jateng pada masuk mudik (libur Nataru, Red). Sedangkan saat puncaknya terdapat  35.000-40.000 unit kendaraan yang masuk tol Kalikangkung,” jelasnya.

Soal persiapan menghadapi arus mudik dan bali libur Nataru, Dishub Jateng telah menyiapkan sejumlah posko.

Ada posko terpadu Pemprov Jateng di kantor gubernur. Termasuk enam posko di seluruh Balai Pengelola Sarana Prasarana Perhubungan wilayah Jateng dan 22 posko di terminal tipe B seluruh Jateng.(ren)

Editor : Damianus Bram
#natal #Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana #nataru #tahun baru #tol solo-jogja