RADARKLATEN.COM - Ribuan minuman keras (miras) berbagai merk dimusnahkan Polres Klaten pada Jumat (22/12).
Miras yang dimusnahkan adalah sitaan sekira sembilan bulan terakhir dari April-Desember 2023. Didapatkan dari penjual miras tanpa izin di Kota Bersinar.
Pemusnahan miras itu digelar seusai apel gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2023 dalam rangka pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Kapolres Klaten AKBP Warsono, Bupati Klaten Sri Mulyani dan pejabat Forkopimda hadir secara langsung terhadap pemusnahan miras tersebut.
Miras dimusnaskan dengan cara dilemparkan dan dilindas menggunakan stoomwalls.
“Miras yang kami musnahkan merupakan hasil dari operasi yang kami laksanakan pada April-Desember 2023. Ada pun tujuannya untuk menjaga kamtibmas agar tetap kondusif, aman dan tertib selama Natal dan Tahun Baru. Kami berkomitmen untuk menjaga kamtibmas setiap 1x24 jam,” ucap Kapolres Klaten AKBP Warsono.
Lebih lanjut, Warsono menjelaskan, ribuan botol miras yang dimusnahkan itu merupakan hasil kinerja dari Polres Klaten. Didukung oleh stakeholder dan instansi terkait serta masyarakat.
Terutama yang melaporkan melalui lapor kapolres dan lapor kapolsek terkait keberadaan penjualan miras di wilayahnya.
Warsono menekankan, operasi yang dilakukan oleh jajarannya selama ini hingga pemusnahan sebagai upaya cipta kondisi.
Dirinya pun berharap stabilitas keamanan di Klaten tetap terjaga. Mengingat miras bisa menjadi pemicu awal terjadinya tindak kriminal sehingga diperangi oleh Polres Klaten.
“Miras yang kami sita dan musnahkan ini terdiri dari miras tradisional serta berbagai merk seperti bir hingga vodka. Diharapkan dengan operasi yang kami lakukan ini bisa mengurangi peredaran miras di Klaten. Terutama dengan memeranginya, harapannya dampak negatif terhadap kamtibmas bisa diminimalisir,” ucap Warsono.
Terkait pengamanan yang disiapkan dalam Operasi Lilin Candi 2023 yang berlangsung hingga 2 Januari 2024 sejumlah 1.194 personel gabungan.
Terdiri dari Polri, TNI dan Pemkab Klaten dari berbagai unsur telah disiagakan. Mereka disebar ke sejumlah pos yang disiapkan termasuk ke gereja dan tempat wisata.
Ada pun lima pos yang disiapkan yakni pos pelayanan terpadu, pos pengamanan dan pos pantau. Pos itu tersebar di Pos Prambanan, Pos Karang, Jatinom, Alun-alun Klaten serta pos pantau di lokasi exit tol Karanganom.
Keberadaan pos pantau ini seiring pengoperasian jalur fungsional tol solo-jogja pada 22 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024. (ren)
Editor : Damianus Bram