Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ada Ratusan Pengunjung di Objek Wisata Girpasang Klaten saat Hujan Abu Vulkanis Merapi, Begini Kondisinya

Angga Purenda • Senin, 22 Januari 2024 | 05:06 WIB
Kedai kopi di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten terdampak hujan abu vulkanis erupsi Gunung Merapi, Minggu (21/1/2024).
Kedai kopi di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten terdampak hujan abu vulkanis erupsi Gunung Merapi, Minggu (21/1/2024).

RADARSOLO.COM- Satu desa di Kabupaten Klaten termasuk objek wisata Girpasang turut terdampak hujan abu vulkanis erupsi Gunung Merapi, Minggu (21/1/2024).

“Iya betul (mengalami hujan abu), sebagian Desa Tegalmulyo, khususnya wilayah atas. Kurang lebih ada tujuh dusun di Tegalmulyo yang terdampak hujan abu,” ujar Subur, perangkat Desa Tegalmulyo kepada radarsolo.com, Minggu (21/1/2024).

Lebih lanjut, Subur menjelaskan, wilayah yang terdampak hujan abu cukup tebal terjadi di Dusun Majegan. Ketebalannya bervariasi.

Hanya saja setelah terjadinya hujan abu disusul dengan hujan air sehingga abu tidak begitu mengganggu.

Subur memastikan tidak ada kepanikan dari warga. Mereka tetap menjalankan kegiatannya masing-masing seperti biasa namun tetap waspada.

“Pengunjung di wisata Girpasang juga tidak panik. Sekaligus mengikuti arahan yang kami sampaikan dari teman-teman pengelola wisata. Untuk pengunjung tadi jumlahnya ratusan,” tambah Subur.

Ditambahkan Subur, hujan abu di Desa Tegalmulyo tidak hanya sekali ini. Tetapi pada Sabtu (21/1/2024), juga terjadi fenomena yang sama.

“Kalau hujan abu yang kali ini memang cukup tebal, tapi langsung tersapu dengan hujan air,” ungkap dia.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Nur Tjahjono Suharto menjelaskan, dari tiga desa yang masuk kawasan rawan bencana (KRB) III, hanya terjadi di satu desa.

“Hujan abu terjadi di Desa Tegalmulyo. Sedangkan untuk Desa Balerante dan Sidorejo, Kecamatan Kemalang tidak terdampak,” katanya.

Lebih lanjut, Nur memastikan tidak ada kepanikan dari warga saat hujan abu terjadi di Dusun Majegan dan Girpasang, Desa Tegalmulyo. Mengingat hujan abu langsung disapu oleh hujan air.

Dia mengimbau agar masyarakat yang berada di KRB IIII meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi. Mengikuti apa yang menjadi arahan dan rekomendasi dari BPPTKG Jogjakarta. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#vulkanis #gunung merapi #hujan abu #kawasan rawan bencana #erupsi #girpasang