RADARSOLO.COM- Kabupaten Klaten kembali genggam piala Adipura di tahun ini.
Prestasi ini mengukuhkan Klaten sebagai salah satu kota kecil terbersih di Indonesia selama dua tahun berturut-turut.
Penghargaan piala Adipura 2023 diterima langsung oleh Bupati Klaten Sri Mulyani di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Selasa (5/3).
Bupati Klaten Sri Mulyani mengucap syukur atas raihan penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
"Alhamdulillah Klaten ini yang kedua mendapat penghargaan Adipura dari KLHK. Penantian cukup panjang dari tahun 1996," ujar Mulyani.
"Ini tentu tidak mudah, butuh gotong-royong, kerja sama ekstra dari pemerintah daerah dan masyarakat Klaten," imbuh dia.
Mulyani mengakui, butuh upaya dan kerja keras mendapatkan piala Adipura tersrbut.
Pihaknya pun berterima kasih kepada masyarakat dan pemerintah daerah atas komitmen dan kerja keras bersama dalam mengelola dan mengendalikan sampah di Klaten.
"Yang kami persiapakan untuk menerima Adipura ini adalah bagaimana pengelolaan sampah. Terdapat tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah di Kecamatan Pedan, menjadi TPA skala besar," ujar Mulyani.
Dalam pengelolaan sampah di Kota Bersinar juga bekerja sama dengan relawan yang peduli lingkungan.
"Ini adalah hadiah untuk masyarakat Klaten," ungkap Mulyani.
Adipura merupakan penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan hidup, kebersihan dan pengelolaan sampah.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutananan Siti Nurbaya menyampaikan, pemantauan lapangan untuk Adipura kali ini telah dilakukan terhadap 259 kabupaten maupun kota di Indonesia.
Atau sekira 50,39 persen dari toral 514 kabupaten maupun kota di Indonesia. (ren/ria)
Editor : Syahaamah Fikria