Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dilirik Pengusaha hingga Purnawirawan Jenderal, PDIP Klaten Tegaskan Belum Buka Pendaftaran untuk Pilkada 2024

Angga Purenda • Senin, 15 April 2024 | 03:53 WIB
Ketua DPC PDIP Klaten Sri Mulyani. (Angga Purenda/Radar Solo)
Ketua DPC PDIP Klaten Sri Mulyani. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Klaten secara resmi belum membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Klaten 2024. Meski begitu, DPC PDIP Klaten mengklaim sudah ada sejumlah pihak yang ingin menjadi calon bupati dan wakil bupati lewat partai berlambang banteng moncong putih itu.

”Kami ikut instruksi dari partai (terkait kapan waktu buka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Klaten). Tapi kalau orang yang lobi-lobi ke PDIP ada, mau pakai kendaraan PDIP. Ada kalangan pengusaha kaya raya, seorang purnawirawan jenderal juga ada,” ujar Ketua DPC PDIP Klaten Sri Mulyani ditemui, Selasa (9/4).

Mulyani mengungkapkan, dari kader internal partai sendiri, pihaknya membidik kalangan muda untuk diusung DPC PDIP Klaten menjadi calon bupati dan wakil bupati. Terlebih lagi memiliki visi-misi yang sama seperti dia selama menjadi bupati Klaten. Diharapkan dapat melanjutkan berbagai program yang telah diawalinya itu.

”Kan perlu dilanjutkan, keberlanjutannya ada dan jelas. Tapi kan saya tidak bisa menentukan. Tapi mengusulkan kepada DPP PDIP. Tugas saya seperti itu,” ujar Mulyani.

Terkait mekanisme pengusulan, Mulyani mengungkapkan, akan diawali dari instruksi DPP PDIP kepada DPC PDIP Klaten untuk membuka pendaftaran dan penjaringan. Hasilnya lalu dilaporkan kepada DPP PDIP.

Di sisi lain, Mulyani menegaskan, PDIP Klaten membuka pintu koalisi terhadap partai yang hendak bergabung untuk mengusung calon dalam pilkada kali ini. Walaupun dalam pemilihan legislatif (Pileg) DPRD Klaten 2024 dimungkinkan memperoleh 18 kursi sehingga bisa mengusung secara mandiri.

”Tapi kami tetap membutuhkan kekuatan bersama,” tambah Mulyani.

Mulyani menjelaskan, kenapa lebih banyak diam kaitannya untuk menyosong Pilkada Klaten. Dikarenakan menunggu tahapan pemilu yang saat ini sedang berlangsung untuk selesai terlebih dahulu. Sampai pada KPU memutuskan hasil dari pemilihan presiden (Pilpres) dan Pileg.

Wakil Ketua DPC PDIP Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menambahkan, saat ini masih menunggu instruksi dari DPP PDIP. Biasanya di awali dengan tahapan penjaringan hingga akhirnya dibuka pendaftaran.

”Biasanya akan dibentuk (tim penjaringan). Dinamika sudah ada, tapi DPC PDIP tetap akan mendengarkan aspirasi dari masyarakat seperti apa,” ujar Hamenang. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#pilkada klaten #PDIP Klaten #Sri Mulyani #calon bupati #dpp pdip #dprd klaten