RADARSOLO.COM – Masyarakat Kabupaten Klaten bisa menonton film di bioskop kembali pada akhir tahun ini setelah pernah berjaya di era 1990-an. Tepatnya di mal Klaten Town Square (Klatos) yang merupakan aset milik Pemkab Klaten.
”Untuk bioskop (dibuka) akhir tahun ya. Kalau tidak di bulan Oktober ya November tahun ini. Tapi kalau untuk Klatos sendiri akan diresmikan pada Juli nanti,” jelas Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Klaten Anang Widjatmoko kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (18/4).
Anang mengungkapkan, direncanakan bioskop yang hadir di Klaten akan terdapat empat studio. Hal ini disesuaikan dengan lokasi di Klatos. Meski begitu, dia memandang keberadaan empat studio itu sudah mampu mengakomodasi tingginya animo menonton film di bioskop.
Anang mengungkapkan, biskop yang dihadirkan nantinya berada di lantai III dari total keseluruhan terdapat empat lantai. Pada lantai I dan II terdapat sejumlah tenant dengan brand ternama di bidang fashion, gadget hingga peralatan olahraga.
”Untuk lantai IV-nya nantinya digunakan food curt,” tambah Anang.
Mal di jantung Kota Klaten tersebut kini menjadi ikon baru. Terlebih lagi saat libur Lebaran telah dibuka. Meski tenant yang hadir di Klatos belum lengkap, tetapi pengunjung cukup ramai. Hal itu terlihat banyaknya kendaraan dari area parkir yang telah menerapkan automatic gate system tersebut.
”Saya senang (cukup ramai). Memang saya paksa, Klatos untuk buka. Tetapi setelah ini ditutup kembali (logo Klatos). Dikarenakan memang belum diresmikan, tetapi progresnya cukup bagus,” ujar Anang.
Seperti diketahui, Klatos sebelumnya bernama Plasa Klaten yang merupakan mal satu-satunya di Kota Bersinar. Tetapi pusat perbelanjaan ini masih dalam proses penataan. Sejak awal, pemkab telah mensyaratkan pihak pengelola untuk menghadirkan bioskop pada mal tersebut.
Bupati Klaten Sri Mulyani ikut senang dengan ramainya Klatos pada libur Lebaran yang lalu. Sekalipun belum diresmikan tetapi mal tersebut memiliki daya tarik tersendiri.
”Jadi ikut senang ya, target saya sebenarnya sebelum Lebaran ada peresmian. Semuanya sudah buka. Tetapi ternyata belum buka 100 persen. Namunya malnya sudah kelihatan dengan berbagai fasilitas yang kami komunikasikan dengan pihak ketiga seperti bioskop segera terwujud,” jelas Mulyani. (ren/adi)
Editor : Adi Pras