Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dongkrak Kualitas PIPP FKRTL, BPJS Kesehatan Boyolali Gelar Monev Wilayah Kabupaten Boyolali dan Klaten

Tri wahyu Cahyono • Senin, 13 Mei 2024 | 15:22 WIB
Kegiatan Monev Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) FKRTL di Wilayah Kabupaten Boyolali dan Klaten yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Boyolali.
Kegiatan Monev Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) FKRTL di Wilayah Kabupaten Boyolali dan Klaten yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Boyolali.

RADARSOLO.COM- Guna terus meningkatkan kualitas pelayanan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Boyolali menggelar monitoring dan evaluasi (monev).

Menyasar petugas pemberi informasi dan penanganan pengaduan (PIPP) fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) di Kabupaten Klaten.

Kegiatan tersebut dihadiri 31 peserta dari sejumlah rumah sakit di Kabupaten Klaten dan Boyolali.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Deddy Febrianto didaulat membuka acara.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PIPP FKRTL yang sudah bersedia hadir. Untuk melihat bagaimana monev pelaksanaan PIPP FKRTL di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Boyolali," ungkap Deddy.

"Temasuk bisa mendengarkan materi yang disampaikan narasumber berkompeten,” imbuh dia.

Deddy menekankan PIPP untuk bisa melakukan komunikasi secara efektif. Termasuk melakukan penanganan terhadap pengaduan yang masuk dari peserta JKN.

Sebab itu, PIPP memerlukan bekal ilmu dan pemahaman mengenai komunikasi yang efektif.

Tuntutan lainnya, PIPP harus mampu berkomunikasi dengan baik. Memberikan solusi pengaduan yang masuk dari peserta JKN.

“Sebenarnya ilmu komunikasi efektif ini bisa dimanfaatkan secara universal. Tidak hanya dalam pekerjaan kita saja. Tetapi bisa diterapkan di semua situasi, kondisi dan tempat,” tambah Deddy.

Sementara itu, bagi PIPP FKRTL bisa berkolaborasi dengan BPJS Siap Membantu (BPJS Satu) dalam menyosialisasikan JKN secara langsung kepada peserta JKN.

Baik itu dilaksanakan di FKRTL maupun kegiatan di luar FKRTL.

Baca Juga: Mantapkan Pemahaman Program JKN, BPJS Kesehatan Boyolali Gencarkan Sosialisasi ke Perangkat Desa se-Kecamatan Klego

Tim dari FKRTL juga bisa menyiapkan materi sosialisasi selain terkait JKN.

Harapannya, sosialisasi itu terlaksana secara terjadwal minimal tiga bulan sekali yang berkoordinasi dengan BPJS Satu.

“Sosialisasi terkait JKN bisa melalui media sosial resmi FKRTL. Bisa dengan membuat video sesuai topik yang ditentukan. Pemberian informasi JKN melalui media sosial resmi milik FKRTL perlu dimasifkan,” pesan Deddy.

Ditambahkan dia, PIPP bersama manajemen FKRTL bisa menindaklanjuti hasil Supervisi, Buktikan dan Lihat Langsung (Sibling).

Surat feedback Sibling akan disampaikan pada minggu pertama setiap bulannya. Hasil dari Sibling itu menjadi bahan evaluasi bersama untuk memastikan fasilitas kesehatan memberikan pelayanan yang bermutu kepada peserta.

Evaluasi melihatkan berbagai pihak untuk memastikan transparansi dan responsibility. Termasuk peningkatan mutu layanan yang diberikan oleh seluruh fasilitas kesehatan demi kepuasan peserta JKN.

Terutama yang berada di wilayah kerja dari BPJS Kesehatan Cabang Boyolali.

Sementara itu, pemaparan materi tentang monitoring evaluasi pemberian informasi oleh petugas PIPP kepada peserta hingga sertifikasi person in charge Jaminan Kesehatan Nasional (PIC JKN) disampaikan oleh Theresia Dian Pramudita .

Pada kesempatan tersebut juga digelar pelatihan komunikasi efektif dan handling complaint bagi PIPP FKRTL.

Menghadirkan narasumber Okkie Putriani dari Eloquent Institute.

Dalam paparannya, Okkie Putriani menegaskan bahwa komunikasi itu penting. Dikarenakan tingkat intelegensi sesesorang dapat dilihat dari cara berkomunikasi.

“Pemberian pelatihan pada akhirnya untuk pelayanan prima. Apabila pelayanan yang diberikan bagus, maka manfaatnya akan kembali kepada pemberi layanan,” tutur Okkie.

Okkie menekankan kepada PIPP untuk melaksanakan tugas secara profesional. Termasuk mampu mengenali karakter dari peserta JKN yang melakukan pengaduan.

Pada kesempatan itu para peserta yang merupakan PIPP dari sejumlah rumah sakit dan klinik utama di Klaten dan Boyolali juga berbagi pengalaman terkait penanganan pengaduan.

Di akhir acara, seluruh PIPP FKRTL yang mengikuti pelatihanmendapatkan sertifikat yang menjadi salah satu persyaratan dalam sertifikasi PIC JKN. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#klaten #pipp #FKRTL #Monev #BPJS Kesehatan Boyolali