RADARSOLO.COM- Hari Jadi ke-220 Klaten sebagai momentum yang tepat untuk memaksimal potensi mewujudkan masyarakat sejahtera.
Hal itu yang terus didorong DPRD Klaten kepada pemkab dan seluruh pihak terkait.
“Hal yang harus diperhatikan adalah tantangan zaman yang luar biasa,” ujar Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo usai ziarah ke Makam Panembahan Agung Kajoran, Sabtu (27/7/2024).
“Kita harus memaksimalkan potensi yang ada. Kemudian bisa berujung pada kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Menurut Hamenang, Klaten memiliki potensi di sektor pertanian, pariwisata dan UMKM.
Tiga sektor itu perlu di didorong dengan memaksimalkan sarana-prasarana pendukung.
Seperti jalan Tol Solo-Jogja hingga kereta rel listrik (KRL) yang melintasi wilayah Klaten.
“Hal itu harus dimaksimalkan bersama. Ke depan bisa membawa kemajuan bagi Kabupaten Klaten,” ujar Hamenang.
Di sisi lain, Hamenang mengungkapkan, Hari Jadi ke-220 Klaten menjadi momentum yang baik bagi masyarakat untuk tetap bersatu.
Dikarenakan tak lama lagi akan digelar Pilkada Serentak 2024.
“Semoga, siapa saja yang nanti terpilih, bisa membawa Klaten semakin maju, mandiri dan sejahtera,” ucap Hamenang.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Klaten Marjuki mengungkapkan, dengan Hari Jadi ke-220 Klaten, dimaknai telah memiliki usia yang matang.
Baca Juga: Rampung Paripurna, DPRD Klaten Segera Godok Laporan Bupati Terkait KUPA dan PPAS
Diharapkan mampu membawa masyarakat semakin sejahtera, maju dan peradaban.
“Harapan kami selaras dengan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Klaten Tahun 2025-2045,” katanya.
“Dihadapkan pada momentum generasi emas atau Indonesia emas, maka itu siapa pun nanti pemimpinnya perlu menyiapkan diri,” imbuh Marjuki.
Lebih lanjut, Marjuki mengungkapkan, DPRD Klaten siap memberikan dukungan kepada pemkab dalam merumuskan kebijakan selama 5 tahun sesuai masa jabatan.
Kemudian setiap masa jabatan diharapkan berisikan langkah arah kebijakan hingga 2045.
Sehingga diharapkan Klaten memiliki generasi emas.
“Hal yang menjadi prioritas yakni bagaimana menurunkan angka kemiskinan. Mengingat kemiskinan masih cukup tinggi. Diharapkan pada 2045 nanti, bisa seminimal mungkin, mendekati nol,” papar Marjuki.
Marjuki menjelaskan, masih ada hal lain yang perlu menjadi perhatian.
Tentunya juga disesuaikan dengan visi-misi bupati, yang diharapkan bisa tercapai pada 2045.
“Peran serta masyarakat, sangat kami harapkan. Mulai dari penumbuhan UMKM, mengentaskan angka kemiskinan, memajukan kependidikan dan meningkatkan kesejahteraan,” ucapnya.
“Saya kira sudah menjadi kewajiban, dan semestinya masyarakat dapat berperan serta dalam pembangunan,” lanjut Marjuki.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Klaten Triyono menuturkan, Hari Jadi ke-220 Klaten menjadi tolok ukur bahwa Klaten bisa lebih sejahtera.
“Semoga Klaten menjadi lebih baik dan bagus. Bisa lebih bersinar lagi,” ujar Triyono. (ren/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono