Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kehadiran Mantan Bupati Klaten Sri Hartini di Pelantikan Anggota DPRD Klaten 2024-2029 Jadi Perhatian, Begini Kabar Terbarunya

Angga Purenda • Kamis, 22 Agustus 2024 | 22:48 WIB
Mantan Bupati Klaten Sri Hartini menghadiri pelantikan anggota DPRD Klaten periode 2024-2029 di Gedung Paripurna DPRD Klaten, Kamis (22/8/2024).
Mantan Bupati Klaten Sri Hartini menghadiri pelantikan anggota DPRD Klaten periode 2024-2029 di Gedung Paripurna DPRD Klaten, Kamis (22/8/2024).

RADARSOLO.COM-Kehadiran mantan Bupati Klaten Sri Hartini pada pelantikan anggota DPRD Klaten periode 2024-2029 di Gedung Paripurna DPRD Klaten, jadi perhatian, Kamis (22/8/2024).

Kedatangan Sri Hartini untuk mendampingi Andy Purnomo, anaknya, yang kembali terpilih menjadi anggota DPRD Klaten.

Sri Hartini mengenakan kebaya dan kerudung berwarna hijau. Duduk di barisan tamu undangan di dalam Gedung Paripurna DPRD Klaten.

Dia sesekali tampak menyalami sejumlah tamu yang datang kepadanya.

Namanya juga disebut oleh Bupati Klaten Sri Mulyani saat memberikan sambutan dalam pelantikan anggota DPRD Klaten.

Seusai acara pelantikan, Sri Mulyani dan Sri Hartini saling berpelukan dalam pertemuan tersebut.
Mereka tampak saling melepas rindu karena sebelumnya pernah berpasangan memimpin Klaten.

Seperti diketahui, Sri Hartini dilantik menjadi bupati Klaten bersama wakil Bupati Klaten terpilih Sri Mulyani pada 17 Februari 2016 oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Lapangan Pancasila Kota Semarang.

Sri Hartini merupakan istri dari Haryanto Wibowo, bupati Klaten periode 2000-2005 yakni Haryanto Wibowo.

Sebelum menjabat bupati Klaten, Sri Hartini pernah menjadi wakil bupati Klaten mendampingi Sunarna periode 2010-2015.

Pada 30 Desember 2016, Sri Hartini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Beberapa hari kemudian, Kementerian Dalam Negeri menunjuk wakil bupati Sri Mulyani sebagai pelaksana tugas bupati dan akhirnya menjadi bupati Klaten menggantikan Sri Hartini.

Sri Hartini menjalani vonis hukuman selama 11 tahun penjara hingga mendapatkan sejumlah remisi.

Baca Juga: Sah! Ini Jago PDI Perjuangan di Pilkada Wonogiri, Karanganyar, dan Sukoharjo

Dia baru bebas satu tahun yang lalu. Hingga akhirnya muncul untuk pertama kalinya dalam acara pemerintahan dalam pelantikan anggota DPRD Klaten periode 2024-2029.

“Alhamdulillah terima kasih, berjalan dengan lancar pelantikan anggota DPRD yang baru ini. Semoga dengan pelantikan anggota DPRD ini menjadi yang amanah,” ujar Sri Hartini.

Apa kesibukannya saat ini? Sri Hartini mengatakan, dia tengah lebih banyak mengasuh cucunya. “Ya sudah tua, ya momong cucu,” terangnya.

Masih tertarik terjun ke dunia politik, Sri Hartini menegaskan tidak. “Nggak, sampun,” katanya singkat.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani mengungkapkan, pelantikan anggota DPRD Klaten terasa Istimewa.

Mengingat langsung dihadiri mantan bupati Sri Hartini tersebut.

“Dihadiri oleh bupati sepuh, ibu Sri Hartini. Tentunya menambah semangat dan banyak yang kangen, tentunya masyarakat Klaten, pemerintah daerah dan anggota DPRD Klaten serta jajarannya,” ujar Mulyani.

Lebih lanjut, Mulyani memandang kedatangan Sri Hartini sebagai tanda bahwa yang bersangkutan tetap mencintai Klaten.

Disamping itu, rasa rindunya terhadap Sri Hartini sudah terobati. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#mantan bupati klaten #pelantikan #dprd klaten #sri hartini