RADARSOLO.COM – Sebanyak 50 anggota DPRD Klaten periode 2024-2029 dilantik, Kamis (22/8/2024). Dari jumlah itu, 15 orang merupakan wajah baru. Salah satunya Hartono, 57, dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Hartono ternyata merupakan salah seorang warga terdampak Tol Solo-Joga asal Desa Pepe, Kecamatan Ngawen, Klaten. Rumahnya dieksekusi oleh tim dari Pengadilan Negeri (PN) Klaten Kelas 1A pada 10 Mei 2023.
Atas eksekusi itu, juga sempat mengajukan gugatan karena merasa mengalami kerugian materiil maupun imateriil.
Hal itu pula yang membuat Hartono bersama anggota keluarganya bertempat tinggal di rumah kontrakan sampai saat ini.
Tetapi Hartono menegaskan, peristiwa itu bukanlah yang melatarbelakangi dirinya untuk mencalonkan diri menjadi wakil rakyat. Hingga akhirnya terpilih dan dilantik menjadi anggota DPRD Klaten periode 2024-2029.
”Menurut saya, ada regulasi-regulasi yang tidak bisa saya urai. Karena saya kemarin bukan siapa-siapa. Tapi siapa tahu saya bisa mengurai dengan aturan yang ada di Pemkab Klaten,” ujar Hartono usai pelantikan.
Hartono merasa senang akhirnya bisa terpilih dan dilantik menjadi anggota DPRD Klaten.
”Kalau perasaan ya biasa-biasa saja. Siap (sebagai anggota DPRD Klaten) Ya nanti lihat situasi dan kondisi kedepan. Regulasi di DPRD kan belum tahu,” imbuh Hartono.
Hartono mengungkapkan, pada prinsipnya setelah sah menjadi wakil rakyat, siap memperjuangkan dan membantu hak rakyat. Mengingat ini pengalaman pertamanya, dia berupaya terus belajar.
”Jadi belum bisa berpikir kedepannya mau bagaimana. Tapi yang pasti, saya akan sesuai regulasi saja. Saya tidak akan keluar dari regulasi,” ujar pria kelahiran Klaten, 13 Maret 1967 ini.
Hartono sendiri bertarung di daerah pemilihan (Dapil) I. Meliputi Kecamatan Ngawen, Kebonarum, Wedi, Kalikotes, Klaten Selatan, Klaten Tengah dan Klaten Utara.
Dia mendapatkan 4.310 suara sah. Terlebih lagi menjadi caleg dari PAN yang memperoleh suara terbanyak di dapilnya. (ren/adi)
Editor : Adi Pras