RADARSOLO.COM - Deretan bunga tabebuya bermekaran di sepanjang jalan Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Klaten dalam beberapa hari ini.
Kondisi itu menarik perhatian warga yang melintas untuk berswafoto.
Jalan sepanjang 200 meter itu pada sisi kanan-kirinya memang dipenuhi bunga tabebuya yang sedang bermekaran.
Sekilas mirip bunga sakura yang ada di Jepang dengan warnanya putih dan ungu.
Kondisi tersebut membuat warga berhenti sejenak untuk berfoto. Termasuk membuat konten video dengan latar belakang bunga tabebuya yang bermekaran tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radarsolo.com di lokasi, mekarnya bunga tabebuya di wilayah desa itu menjadi tahun kedua. Mengingat tahun sebelumnya juga pernah bermekaran. Tempat tersebut lantas menjadi viral di media sosial.
Salah seorang pengunjung, Rini, 21, asal Karanganom mengaku baru kali ini menyempatkan waktunya mengambil foto di antara bunga tabebuya bermekaran bersama temannya.
"Tiap hari lewat sini, kalau pas berangkat kerja di pagi hari sebenarnya sudah ramai juga. Tapi kebetulan ini setelah pulang bekerja mampir ke sini untuk foto-foto," ujar Rini, Rabu (2/10/2024).
Diakuinya pemandangan deretan bunga tabebuya yang bermekaran menjadi spot foto yang menarik. Hal itu yang membuatnya tidak menyiakan kesempatan untuk berfoto maupun membuat konten video.
"Ambil foto di sore hari bagus juga tapi ramai sekali. Bagusnya kalau pagi atau siang karena tidak terlalu ramai seperti sore hari. Jadi lebih puas untuk foto-fotonya," ujar Rini.
Baca Juga: Kafe di Lantai 2 Pasar Pedan Klaten Terbakar, Ini Penyebabnya
Pengunjung lainnya, Dinda, 33, yang datang bersama anaknya juga menikmati deretan bungan tabebuya bermekaran di jalan Desa Soropaten tersebut.
"Kalau bunga tabebuya di wilayah Kecamatan Karanganom sebenarnya juga pernah bermekaran di lokasi lain. Tapi sekarang sudah tidak ada. Saya harapkan di Soropaten ini bisa terus dijaga dan dirawat," ujar perempuan yang juga berasal dari Karanganom ini.
Salah satu pedagang yang ketiban untung yakni Arif, 34, yang sehari-hari berjualan aneka sate bakar.
"Saya jualan di sini karena mencoba-coba saja. Dari biasanya jualan di Ngepoh, Delanggu tetapi sementara waktu jualan di Soropaten ini," ujar Arif yang berasal dari Ngabeyan, Karanganom.
Ia mengaku, berjualan di lokasi sejak Pukul 14.00 yang sudah ramai dengan kedatangan pengunjung. (ren/adi)
Editor : Adi Pras