Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Museum Daerah Klaten Perlu Gedung Baru, Ini Lokasi yang Disiapkan

Angga Purenda • Selasa, 5 November 2024 | 04:25 WIB
Sejumlah pengunjung melihat koleksi Museum Daerah Klaten di Kecamatan Klaten Utara, beberapa waktu lalu. (Angga Purenda/Radar Solo)
Sejumlah pengunjung melihat koleksi Museum Daerah Klaten di Kecamatan Klaten Utara, beberapa waktu lalu. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Museum Daerah Klaten di Kompleks Monumen Juang 45 Klaten, Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara telah diresmikan Bupati Klaten Sri Mulyani pada Selasa (29/10/2024).

Di dalamnya terdapat 90 koleksi, mulai dari patung, arca, nandi hingga yoni. Menurut Mulyani, untuk menyimpan benda cagar budaya tersebut, Klaten belum memiliki gedung yang memadai.

Mengingat museum daerah yang ada saat ini memanfaatkan gedung di Kompleks Monumen Juang 45 Klaten tersebut.

”Kendalanya ada barangnya (objek cagar budaya), ada ceritanya, tapi kita belum mempunyai gedung museum yang memadai,” ujar Mulyani ketika mengunjungi Museum Daerah Klaten itu beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Mulyani meminta Badan Perencanaan Pengembangan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Klaten untuk melakukan kajian.

Terkait perlunya membangun museum daerah untuk menampung berbagai temuan benda bersejarah.

”Tentunya kita harus menyiapkan gedung museum. Kalau di sini (kompleks Monumen Juang 45 Klaten) dipakai umum untuk apa pun. Biar aman, ditempatkan di lokasi yang lebih aman untuk menghindari tangan-tangan jahil,” ujar Mulyani.

Mulyani mengungkapkan, apabila masih terdapat lahan, bisa dibangun gedung museum daerah yang representatif di Kompleks Grha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah.

”Kalau di sana (Grha Bung Karno) masih ada tanah yang cukup, tidak harus besar, yang penting ada untuk menampung. Dari usulan dan permintaan dari kepala disbudporapar coba kami realisasikan, kami bangunkan, gedung museum di Grha Bung Karno sebagai simbol nama besar Sang Proklamator presiden pertama kita,” ujar Mulyani.

Saat ini, lanjut dia, masih terdapat pembahasan APBD 2025 sehingga bisa teranggarkan dan terealisasikan. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#patung #yoni #klaten #benda cagar budaya #Grha Bung Karno #APBD 2025 #Museum Daerah #Monumen Juang 45 Klaten #bupati klaten sri mulyani #arca