RADARSOLO.COM – Tujuh warga Desa Gemampir, Kecamatan Karangnongko, Klaten diserang tawong gung saat mencari rumput di ladang pada Rabu (27/11/2024) siang. Mereka terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Menurut Satpol PP dan Damkar Klaten, tawong gung tidak kalah berbahaya dibanding tawon vespa atau tawon endas. Mengingat, sama-sama beracun.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP dan Damkar Klaten Sumino menjelaskan, tawon gung sebenarnya sama dengan tawon vespa affinis yang juga berkoloni.
Hanya saja untuk sisi racun lebih banyak ke vespa affinisnya. Meski begitu, jika terkena sengatan harus segera mendapatkan penanganan medis.
”Saat musim hujan ini banyak lebah maupun tawon yang bertelur. Hal itu menjadi perkembangbiakan lebih cepat,” ujar Sumino.
Dia menambahkan, sepanjang Oktober-November 2024 hampir setiap hari terdapat laporan adanya sarang tawon. Dalam melakukan penanganan juga selalu berbagi dengan komunitas relawan lainnya untuk setiap malamnya.
”Maka itu saya imbau kepada masyarakat untuk bisa meningkatkan kewaspadaannya. Dikarenakan sarang tawon bertumbuh lebih cepat saat musim hujan. Harapannya ketika mengetahui ada sarang tawon untuk segera dilakukan penanganan,” ujar Sumino. (ren/adi)
Editor : Adi Pras