Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Menatap Pra Porprov 2025, KONI Klaten Pastikan lakukan Seleksi Ketat Atlet

Angga Purenda • Minggu, 2 Februari 2025 | 18:41 WIB
Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Klaten di Gedung Saroga Kompleks Kantor KONI, Desa Jonggrangan, Klaten Utara.
Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Klaten di Gedung Saroga Kompleks Kantor KONI, Desa Jonggrangan, Klaten Utara.

RADARSOLO.COM-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Klaten akan fokus pada persiapan menghadapi seleksi Pra Porprov 2025 pada April-Oktober 2025.

Hal itu menjadi bahasan utama dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Klaten di Gedung Saroga Kompleks Kantor KONI, Desa Jonggrangan, Klaten Utara, Sabtu (1/2/2025).

Rakerkab yang dibuka oleh Sekretaris Disbudporapar Klaten Purwanto itu juga dihadiri Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Jawa Tengah (Jateng) Bambang Rahardjo Munadjat.

Begitu juga pengurus KONI Klaten dan perwakilan dari 46 cabang olahraga.

“KONI Klaten melakukan evaluasi kegiatan yang dilakukan selama 2024 dan menyusun rencana kegiatan pada 2025. Kami fokus menghadapi seleksi Pra Porprov 2025,” ujar Ketua KONI Klaten Parwanto.

KONI Klaten hanya akan mengirimkan atlet yang kondisi fisiknya bugar pada Pra Porprov 2025.

Kebijakan itu mencontoh KONI Jawa Tengah (Jateng) yang menerapkan pengiriman atlet berdasarkan hasil tes kebugaran.

“Kami akan mengirimkan atlet yang kondisinya betul-betul baik, dilihat dari hasil tes kebugaran. Saat ini KONI telah menggelar tes kebugaran secara bertahap, saat ini sudah empat kali digelar,” tambah Parwanto.

Dia memastikan, pada selesai Pra Porprov, yang diberangkatkan hanyalah atlet yang lolos di peringkat empat besar.

KONI Klaten dan cabang olahraga (Cabor) pun sepakat tidak akan memberangkatkan atlet yang berdasarkan mendapatkan kuota.

“Kalau lolosnya hanya karena kuota, mohon maaf tidak bisa diberangkatkan. Skala prioritas kami menerapkan ini untuk memacu semangat atlet agar lebih berprestasi. Sekaligus menghemat anggaran,” ujar Parwanto.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Jateng Bambang Rahardjo Munadjat mengapresiasi KONI Klaten yang menggelar Rakerkab di awal 2025.

Baca Juga: 20 Persen Dana Desa untuk Biayai Makan Bergizi Gratis, Ini Penjelasan Wamendes PDT

Menurutnya, Klaten punya potensi yang cukup besar dalam mencetak atlet berprestasi.

“Potensi yang dimiliki Klaten bisa berkembang jika cabor memiliki semangat besar. Kalau bicara keterbatasan, kita semua sama. KONI Jateng juga demikian, terutama soal anggaran bisa disbanding dengan provinsi lain,” ujar Bambang.

Pada PON XXI Sumut-Aceh 2024, Kontingen Jateng berhasil meraih 71 emas, 74 peran dan 115 perunggu.

Hal itu sudah menjadi capaian luar biasa di tengah keterbatasan anggaran hanya sebesar Rp 85 miliar. Dari mulai pemusatan latihan daerah (Pelatda) hingga pemberangkatan atlet.

Dana tersebut digunakan untuk insentif bulanan 700 atlet selama satu tahun.

Begitu juga anggaran sekira Rp 32 miliar untuk memberangkatkan 1.028 kontingen tanpa mengirimkan suporter.

“Dana yang dikelola KONI Jateng jauh di bawah Jawa Timur, DKI dan Jawa Barat. Mereka mengirimkan lebih banyak kontingen ke PON XXI,” tambah Bambang. (ren/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#atlet #pra porprov 2025 #seleksi #KONI Klaten #berprestasi