RADARSOLO.COM- DPRD Kabupaten Klaten menggelar rapat paripurna dengan tiga agenda sekaligus pada Kamis (6/2/2025).
Rapat paripurna langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko.
Rapat paripurna itu dihadiri anggota DPRD, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten.
Begitu juga bupati dan wakil bupati terpilih Hamenang Wajar Ismoyo dan Benny Indra Ardhianto.
Ketiga agenda dalam rapat paripurna itu yakni pengumuman berakhirnya masa jabatan bupati masa baktu 2021-2025.
Kemudian pengumuman hasil penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih pada Pilkada Klaten 2024.
Selain itu, dilakukan penandatangan berita acara pengumuman penetapan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati terpilih.
Termasuk penandatangan berita acara terkait pengumuman berakhirnya masa jabatan masa bakti 2021-2025.
"DPRD Klaten kemudian menindaklanjuti dengan mengusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Gubenur Jawa Tengah. Jadi malam ini kami kebut, Setwan buat surat yang sudah ditunggu Bagian Hukum Pemprov Jateng," ujar Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko, Kamis (6/2).
Lebih lanjut Edy mengungkapkan, DPRD Klaten telah menindaklanjuti hasil rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih yang dilaksanakan KPU, Rabu (5/2/2025) malam secara maraton.
Selain menggelar rapat paripurna, juga mempercepat administrasi pengusulan ke Kemendagri.
Edy mengungkapkan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: DPRD Klaten Setujui RAPBD 2025, Ini Prioritas Program Pembangunannya
Dilaksanakan pada 20 Februari yang berlangsung di Jakarta.
"Terkait teknis pelantikan nanti seperti apa, tunggu 15 Februari nanti. Soalnya Bagian Pemerintahan akan dipanggil ke Jakarta. Terkait siapa saja yang diundang dalam pelantikan, apakah hanya paslon terpilih atau dengan Ketua DPRD, kita tunggu undangannya," ujar Edy.
Sementara itu, Bupati Klaten terpilih Hamenang Wajar Ismoyo mengucapkan syukur akhirnya DPRD Klaten menggelar rapat paripurna yang salah satu agendanya terkait usulan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih.
Direncanakan pelantikan berlangsung pada 20 Februari di Jakarta.
"Harapan kami jangan mundur (pelantikan) lagi. Dikarenakan tahun ini menjadi tahun yang berat, adanya transisi presiden, gubernur dan bupati. Sehingga jangan sampai masyarakat menjadi korban dari transisi ini, program-program bisa segera dilaksanakan," beber Hamenang.
Hamenang berharap, dengan segera dilaksanakan pelantikan menjadikan dirinya dengan Benny bisa lamgsung merealisasikan berbagai program strategis.
Termasuk janji politik yang disampaikan saat masa kampanye lalu.
Sementara itu, Wabup Klaten terpilih Benny Indra Ardhianto berharap bisa ikut dilantik serentak secara nasional pada 20 Februari di Jakarta.
Meski sempat ada proses gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) sebelum akhirnya tidak berlanjut.
"Kedepannya diharapkan juga bisa menjaga hubungan dan komunikasi baik dengan legislatif untuk kesejahteraan masyarakat," terang Benny.
"Sedangkan untuk visi-misi dan program bisa kita atur dan terapkan. Bersama-sama dengan masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bisa dilakukan sinkronisasi," pungkasnya. (ren/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono