Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dua Kali dalam Sepekan, Jalan Raya Yogya-Solo Terendam: Bikin Susah Pengendara Motor

Angga Purenda • Kamis, 27 Februari 2025 | 01:38 WIB
Jalan Raya Yogya-Solo di Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Klaten tergenang air setelah diguyur hujan deras, Rabu (26/2/2025).
Jalan Raya Yogya-Solo di Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Klaten tergenang air setelah diguyur hujan deras, Rabu (26/2/2025).

RADARSOLO.COM- Genangan merendam Jalan Raya Yogya-Solo, Desa Tlogo, Kecamatan Prambanan, Klaten, Rabu (26/2/2025) sore.

Limpahan air dari arah kampung menyebabkan arus lalu lintas dari Yogya menuju Klaten tersendat.

Genangan air juga masuk ke beberapa warung di pinggir jalan nasional.

Para pemilik warung berusaha mengeluarkan air menggunakan berbagai alat seadanya.

Ini merupakan kejadian kedua dalam sepekan, setelah peristiwa serupa terjadi, Sabtu (22/2/2025).

Wanar, 70, warga Desa Tlogo tidak mengetahui penyebab pasti munculnya genangan air.

Tapi dia menduga curah hujan yang tinggi serta ukuran gorong-gorong yang kecil menjadi faktor utama.

"Gorong-gorongnya tidak mampet, hanya kurang besar saja," ujar Wanar kepada radarsolo.com.

Ketinggian air di Jalan Raya Yogya-Solo mencapai 20 cm, lebih rendah dibandingkan genangan sebelumnya yang mencapai 40 cm.

"Dalam seminggu ini sudah dua kali terjadi. Rumah-rumah di dalam kampung juga terdampak," imbuhnya.

Beberapa pengendara sepeda motor mengalami mesin mati setelah nekat menerjang genangan air, sehingga mereka harus menepi untuk melakukan perbaikan.

Petugas dari Satlantas Polres Klaten turun ke lokasi untuk mengatur lalu lintas.

Baca Juga: Tangis Pilu Keluarga Buruh Sritex yang Tanda Tangani Formulir PHK: Papa Kena, Mau Marah Tapi Hanya Bisa Nangis...

"Luapan air di Jalan Jogja-Solo sempat mengganggu arus lalu lintas," terang Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Klaten Iptu Suyamto.

"Kemungkinan karena hujan cukup deras dan debit air tinggi, sehingga selokan tidak bisa menampung," imbuhnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Satlantas Polres Klaten telah berkoordinasi dengan Bina Marga Provinsi Jawa Tengah guna mencari solusi atas permasalahan genangan air ini.

"Kami harapkan bisa segera ditindaklanjuti dan dicari penyebabnya, apalagi ini sudah terjadi dua kali dalam sepekan," tandas Suyamto. (ren/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#genangan #solo #jalan raya yogya #mogok