Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jadi Tuan Rumah Musrenbangwil se-Soloraya, Ini Usulan Prioritas yang Disampaikan Bupati Klaten Hamenang ke Pemprov Jateng

Angga Purenda • Kamis, 24 April 2025 | 23:11 WIB

 

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menyampaikan usulan prioritas dalam Musrenbangwil di Pendapa Pemkab Klaten. 
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menyampaikan usulan prioritas dalam Musrenbangwil di Pendapa Pemkab Klaten. 

RADARSOLO.COM- Kabupaten Klaten menjadi tuan rumah gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) se-Soloraya yang digelar oleh Pemprov Jateng, Rabu (23/4/2025).

Kegiatan yang digelar di Pendapa Pemkab Klaten itu dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, jajaran Forkopimda Provinsi Jateng, Ketua DPRD Jateng dan para Bupati dan Walikota di wilayah Soloraya.

Meliputi Kota Solo, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri dan Sragen.

Musrenbangwil itu juga bagian dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah 2026.

Pada acara tersebut, para bupati dan walikota memaparkan usulan rencana program pembangunan di daerah masing-masing.

Begitu juga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Bupati Hamenang mengaku merasa terhormat dan bangga bisa menjadi tuan rumah dalam gelaran tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi pematik bahwa spirit aglomerasi Soloraya bisa dilaksanakan bersama kedepannya.

“Apalagi posisi Klaten ini sangat strategis sebagai pintu gerbang masuk ke wilayah Provinsi Jawa Tengah dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” ujar Hamenang, Rabu (23/4/2025).

Lebih lanjut, Hamenang menuturkan, Jawa Tengah telah menetapkan prioritas fokus pembangunan 2025 menuju 2026 terkait ketahanan pangan.

Maka itu, dirinya telah mengajukan beberapa usulan program prioritas terkait hal tersebut.

Baca Juga: Komitmen Hadirkan Pemerintahan yang Bersih, Bupati Klaten Hamenang Pastikan Tidak Ada Jual-Beli Jabatan

Pemkab Klaten mengajukan lima usulan prioritas yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Mulai dari infrastruktur jalan yang berguna untuk jalur distribusi hasil pangan.

Termasuk juga mengusulkan penyelesian permasalahan irigasi di Sungai Dengkeng.

“Karena kita tahu Sungai Dengkeng itu selain menjadi berkah, di sisi lain juga menjadi masalah. Sebab sering terjadi banjir tahunan sehingga hasil penan menjadi tidak optimal,” ujar Hamenang.

Permasalahan banjir pada Sungai Dengkeng bukan hanya dihadapi Kabupaten Klaten. Tetapi juga Kabupaten Sukoharjo dan Kota Solo.

Maka itu, pihaknya mengusulkan adanya suatu upaya agar Sungai Dengkeng tidak menjadi penyebab terjadinya banjir.

“Kami mengusulkan ada normalisasi Sungai Dengkeng dan diharapkan ke depan ada intervensi yang lebih khusus. Untuk menyelesaikan permasalahan banjir itu agar lebih komprehensif,” ujar Hamenang.

Guna mempermudah distribusi hasil pertanian, Hamenang mengusulkan ada perbaikan infrastruktur atau pelebaran Jalan Butuh-Panggang, Balerante-Kemalang.

Kemudian pelebaran Jalan Gebyok-Sambung di Kecamatan Wedi.

Di samping itu, untuk memfasilitasi penjualan hasil pertanian, Hamenang mengusulkan adanya revitalisasi Pasar Babad di Kecamatan Trucuk dan Pasar Manisrenggo.

Pada kesempatan itu, Hamenang juga mengusulkan penataan kawasan Rowo Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat.

Terutama untuk melakukan perbaikan dan pengaspalan jalan lingkar Rowo Jombor.

Mengingat memiliki banyak potensi, selain pariwisata, juga bisa mendukung distribusi hasil pangan.

Baca Juga: Buka Rapat Kerja Pelaku Pariwisata, Bupati Hamenang Meminta untuk Buat Roadmap Pariwisata Klaten

“Rowo Jombor ini memang bukan kepemilikan Pemerintah Provinsi tapi potensinya luar biasa. Karena selain fungsinya sebagai irigasi bisa dikembangkan untuk wisata. Jika ada penataan di Rowo Jombor, kami percaya untuk dampaknya bisa dirasakan,” ujar Hamenang.

Usulan lainnya adalah pembangunan SMA atau SMK di wilayah Kecamatan Kemalang.

Usulan tersebut berasal dari aspirasi masyarakat di wilayah Lereng Gunung Merapi. Mengingat belum ada sekolah SMA atau SMK yang ada di kecamatan tersebut.(ren/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Hamenang Wajar Ismoyo #bupati klaten #soloraya #Pembangunan #Musrenbangwil #usulan prioritas