Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gelar Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di Jogonalan, Ini Pesan Bupati Klaten Hamenang

Angga Purenda • Kamis, 1 Mei 2025 | 22:00 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat memberikan sosialisasi pembentukan koperasi merah putih di Balai Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat memberikan sosialisasi pembentukan koperasi merah putih di Balai Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan.

RADARSOLO.COM-Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Klaten menggelar sosialisasi pembentukan Koperasi Merah Putih di Balai Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan, Rabu (30/4/2025).

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto hadir dalam sosialisasi itu untuk memberikan motivasi kepada para peserta.

Peserta sosialisasi adalah 92 kepala desa yang berasal dari Kecamatan Jogonalan, Gantiwarno, Karangnongko, Kemalang, Manisrenggo dan Prambanan.

Termasuk para camat dan Ikatan Notaris Indonesia Wilayah Klaten.

Kegiatan sosialisasi itu sebagai tindaklanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pembentukan Koperasi Merah Putih.

Bertujuan memperkuat swasembada pangan dan pemerataan ekonomi dan menjadi desa sebagai pilar pembangunan ekonomi.

Melalui pembentukan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat mengoptimalkan potensi desa melalui koperasi yang menyediakan beragam layanan.

Seperti sembako murah, klinik desa, simpan pinjam dan logistik desa.

“Ini instruksi dari bapak presiden yang sudah membuat Inpres, kami menindaklanjuti dengan cepat dan segera mungkin, bekerja sama dengan DKUKMP dan Dispermasdes," terang Hamenang, Rabu (30/4/2025).

"Kemudian kami keliling dapil untuk mengumpulkan stakeholder di desa untuk segera dibentuk koperasi merah putih,” lanjutnya.

Hamenang menjelaskan, dalam pembentukan awal Koperasi Merah Putih akan dibantu Bank Jateng dan Pemkab Klaten terkait permodalan dalam bentuk kredit.

Bupati menilai hal itu cukup positif, karena memacu Koperasi Merah Putih bisa bergerak sesuai dengan potensi di wilayahnya masing-masing.

“Targetnya ya seluruh desa di Klaten akan membentuk koperasi. Tapi tentunya nanti bertahap. Lalu jangan sampai berbenturan dengan BUMDes terkait unit usaha yang akan dikelola sehingga perlu didiskusikan terlebih dahulu,” bebernya.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Musrenbangwil se-Soloraya, Ini Usulan Prioritas yang Disampaikan Bupati Klaten Hamenang ke Pemprov Jateng

Hamenang berpesan dalam pembentukan Koperasi Merah Putih untuk tidak mengulangi kesalahan di masa lalu. Seperti Koperasi Unit Desa (KUD).

Tetapi dirinya percaya dengan permodalan dengan sisitem kredit sehingga para pengurus koperasi akan lebih bertanggung jawab.

“Nantinya ada pendampingan dari DKUKMP dan Dispermasdes. Insya Allah dengan berkoordinasi kepada desa untuk menggali potensi, pasti bisa bergerak," jelas Hamenang.

"Termasuk belajar dengan BUMDes-BUMDes yang sudah berhasil di Klaten sebagai rujukan untuk koperasi bisa bergerak seperti apa,” imbuh dia.

Kepala DKUKMP Anang Widjatmoko menambahkan, koperasi dibawah binaan DKUKMP terdapat 912 unit.

Dari total jumlah tersebut yang dinyatakan sehat di Klaten dengan indikator Rapat Anggota Tahunan (RAT) terdapat sekira 300 koperasi.

“Saat ini masih menjadi kendala yakni koperasi simpan pinjam karena sudah ada produk sejenis seperti KUR, subsidi bunga dan peminjaman online yang memang mempengaruhi," kata Anang.

"Menurut kami, koperasi yang sehat berbasiskan produksi, makanya kita dorong ke arah itu,” lanjut dia.

Anang berharap, dengan koperasi yang berbasiskan produksi bisa menampung hasil pertanian hingga mengelola peternakan.

Termasuk melirik potensi lainnya yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Untuk anggota Koperasi Merah Putih harus berasal dari desa setempat. Tidak boleh dari luar desa. Diharapkan melalui pembentukan koperasi ini menjadi perekonomian di desa bisa meningkat,” urai Anang. (ren/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Koperasi Merah Putih #Hamenang Wajar Ismoyo #bupati klaten #sosialisasi #jogonalan