Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bupati Hamenang Canangkan Program Desa Cinta Statistik, Perkuat Pembangunan Satu Data 401 Desa di Klaten

Angga Purenda • Rabu, 7 Mei 2025 | 22:14 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Kepala BPS Klaten saat melakukan pencanangan Desa Cinta Statistik di Ruang Banggar DPRD Klaten, Rabu (7/5/2025).
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Kepala BPS Klaten saat melakukan pencanangan Desa Cinta Statistik di Ruang Banggar DPRD Klaten, Rabu (7/5/2025).

RADARSOLO.COM- Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mencanangkan Desa Soka, Karangdowo sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), Rabu (7/5/2025).

Pencanangan dilakukan bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Klaten Cahyo Kristiono di Ruangan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Klaten.

Pencanangan itu dihadiri oleh Asisten Setda Klaten hingga perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten.

Begitu juga Pemerintah Kecamatan Karangdowo dan Pemerintah Desa Soka.

Sekaligus dilakukan sosialisasi penyusunan statistik sektoral oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan BPS.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meminta pencanangan Desa Cantik tidak hanya berhenti di Desa Soka saja.

Tetapi juga dilakukan di 401 desa dan kelurahan di Klaten

“Adanya Desa Cantik ini, kemudian bisa memahami riil situasi di wilayah seperti apa. Terlebih lagi datanya lebih valid. Harapannya pemkab tidak kesulitan lagi dalam mencari mengolah data,” ujar Hamenang, Rabu (7/5/2025).

Lebih lanjut, Hamenang mengungkapkan, data yang diperoleh menjadi dasar pemkab dalam membuat program kerja.

Harapannya pemkab menjadi paham terkait program yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kami harapkan kedepan, berkolaborasi dengan BPS ini semakin diperlebar sehingga Desa Cantik ini bisa terwujud di seluruh 401 desa dan kelurahan,” ujar Hamenang.

Pembangunan satu data bisa dimulai dari pencangan Desa Cantik tersebut.

Baca Juga: Buka KBMKB ke-29 di Ketitang Juwiring, Bupati Klaten Hamenang Komitmen Keberlanjutan Program Percepatan Pembangunan Daerah

Dikarenakan dengan program yang digulirkan oleh BPS itu menjadikan data statistik dikelola terpusat. Hal ini menjadikan OPD bisa mengambil data tersebut.

“Apabila 401 desa ini memiliki data statistik, ya sudah selesai. Berarti otomatis Klaten bisa satu data. PR-nya tinggal bagaimana bisa mempercepat Desa Cantik ini melebar di seluruh desa,” ujar Hamenang.

Pihaknya siap berkoordinasi dengan BPS untuk mempercepat pencanganan 401 desa dan kelurahan di Klaten menjadi Desa Cantik.

Hamenang pun berharap di periode pemerintahannya bisa terwujud Desa Cantik di seluruh desa di Klaten.

Sementara itu, Kepala BPS Klaten Cahyo Kristiono menjelaskan, BPS Klaten sudah melaksanakan pencanangan Desa Cantik selama empat tahun.

Setiap tahunnya ada satu desa yang dicanangkan. Selain Desa Soka, juga Jetiswetan, Kecamatan Pedan dan Kepurun, Kecamatan Manisrenggo serta Kemudo, Kecamatan Prambanan.

“Kenapa kali ini pencanangan di Desa Soka, karena memang memenuhi kriteria yang sudah ditentukan oleh BPS Pusat. Mulai dari ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perangkatnya,” ujar Cahyo.

Lebih lanjut, Cahyo mengungkapkan, untuk bisa mencanangkan Desa Cantik di 401 desa dan kelurahan perlu didukung dengan SDM.

Maka itu, desa yang sudah siap SDM dilakukan pencanangan terlebih dahulu.

“Untuk yang sudah berjalan, telah kami lakukan pembinaan. Terbentuk juga agen-agen statistiknya. Untuk membangun data yang terstandar tentunya membutuhkan waktu dan proses,” ujar Cahyo. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Desa Cantik #Hamenang Wajar Ismoyo #desa cinta statistik #bupati klaten #satu data 401 #program