Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Unik, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Klaten Setiap Pagi Dengarkan Murotal Alquran: Ini Kata Pemiliknya

Angga Purenda • Senin, 26 Mei 2025 | 03:01 WIB
Seekor sapi berjenis Simental Cross Limosin yang dirawat Ari Diponegoro di Desa Mranggen, Jatinom, Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)
Seekor sapi berjenis Simental Cross Limosin yang dirawat Ari Diponegoro di Desa Mranggen, Jatinom, Klaten. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Seekor sapi berjenis Simental Cross Limosin yang dirawat Ari Diponegoro, 35, warga Desa Mranggen, Jatinom, Klaten dipilih sebagai hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto. Memiliki bobot lebih dari 1,1 ton, tinggi 1,6 meter dan panjang 2 meter.

Sapi raksasa yang diberi nama Bisma oleh Ari ini berusia tiga tahun. Dia telah merawat Bisma sejak berusia dua tahun.

Ari mengaku, hanya memberi pakan sapinya itu seperti peternak lainnya. Apabila jika dinominalkan untuk harga pakan Bisma senilai Rp 100.000 per hari.

Ari merawat Bisma dengan penuh kasih sayang. Selain memastikan kecukupan pakan harian, juga kebersihan kandang tetap terjaga.

Setiap harinya selalu dibersihkan hingga memandikan Bisma setiap pagi dan sore. Hal itu dilakukan untuk membangun kedekatan batin dengan sang sapi melalui sentuhan.

Tampak Bisma begitu manja ketika didekati oleh Ari yang memegang tali tuntutan sapi. Sesekali menjulurkan lidahnya hingga mendekatkan kepalanya ke badan Ari.

Respons berbeda diperlihatkan Bisma ketika didekati oleh petugas kesehatan hewan justru tidak tenang karena khawatir mendapatkan suntikan lagi.

Memang selama ini, dalam merawat Bisma, Ari dibantu oleh Petugas Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten untuk wilayah Kecamatan Jatinom, Catur Kris Nugroho. Catur bertugas mengecek kesehatan Bisma dengan melakukan vaksinasi hingga pengobatan cacing.

Ari juga memberikan treatment khusus pada Bisma berupa pemberian gula Jawa. Hal itu untuk menambah kekuatan bagi tubuh Bisma. Termasuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga sapi kesayangannya itu tidak mudah sakit.

Menariknya, setiap pagi Ari memperdengarkan sapi-sapi kesayangannya, termasuk Bisma dengan memutar rekaman suara bacaan ayat-ayat Alquran dalam durasi waktu selama satu hingga dua jam.

Alhamdulillah itu sudah menjadi rutin sehari-hari. Tentunya membuat sapi-sapi menjadi lebih nyaman,” ujar Ari yang sudah menggeluti di bidang ternak sapi selama lima tahun terakhir ini, Sabtu (24/5/2025).

Ari sendiri sebenarnya memiliki lima ekor sapi dengan bobot rata-rata hampir mendekati 1 ton. Kini hanya menyisakan tiga ekor kandang saja karena dua sapi lainnya sudah laku terjual. Sedangkan sapi yang dibeli Presiden Prabowo Subianto masih dirawatnya hingga mendekati Idul Adha nanti.

Selama ini Ari menjual sapi-sapi jumbonya sekira lebih dari Rp 70 juta per ekor. Tetapi penjualan Bisma untuk hewan kurban dari Presiden RI memecahkan rekor tersebut karena dihargai Rp 94,5 juta. Kepastian dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia didapatkan sejak tiga minggu lalu.

Alhamdulillah saya tidak menyangka (sapinya dibeli presiden). Syukur Alhamdulillah, yang pasti senang. Apalagi ini menjadi harga tertinggi selama ini,” ujar Ari yang memiliki kandang dengan kapasitas 10 ekor sapi ini.

Kini Bisma di bawah pengawasan ketat oleh dirinya bersama petugas kesehatan hewan. Termasuk terkait pengamanannya yang dilengkapi dengan Closed Circuit Television (CCTV) yang berada di sekitar kandang. Sekalipun posisi kandang masih satu kawasan dengan kediaman Ari. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#Simental #idul adha #klaten #sapi #jatinom #presiden prabowo subianto #ibadah kurban