Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Wow! Pemkab Klaten Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Nanjing Tiongkok, Ini Keuntungannya

Angga Purenda • Rabu, 25 Juni 2025 | 01:34 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat tanda tangani MoU dengan pemerintah kota Nanjing, Tiongkok, Selasa (24/6/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat tanda tangani MoU dengan pemerintah kota Nanjing, Tiongkok, Selasa (24/6/2025). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kabupaten Klaten dengan Nanjing, Tiongkok menjajaki kerja sama sister city atau konsep kota bersaudara.

Hal itu dituangkan dalam penandatanganan kerja sama oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dengan perwakilan Kabupaten Nanjing, Tiongkok di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Selasa (24/6/2025).

Penandatanganan kerja sama itu langsung disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan perwakilan dari Provinsi Fujian, Tiongkok.

Terbentuknya kerja sama sister city ini difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hasil kerja sama dengan Provinsi Fujian.

”Pemerintah Kabupaten Klaten melakukan penandatanganan untuk adanya sister city ini. Selain itu, ada penjajakan kerja sama dalam bentuk letter of intent. Dari situ nantinya akan dirumuskan memorandum of understanding (MoU) antara Klaten dan Nanjing,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setda Klaten Nur Tjahjono Suharto kepada Radarsolo.com, Selasa (24/6/2025).

Nur menjelaskan, dalam pertemuan itu, perwakilan dari Klaten dan Nanjing telah menyepakati pembentukan hubungan pertukaran persahabatan.

Ada beberapa poin yang disepakati berdasarkan asas kesetaraan dan saling menguntungkan di berbagai bidang.

Mulai dari sektor ekonomi, perdagangan, ilmu dan teknologi. Begitu juga sektor kebudayaan, pendidikan, olahraga dan pariwisata. Termasuk kesehatan masyarakat dan sumber daya manusia.

”Terkait sister city ini, memang baru pertama kali Klaten menginisiasi adanya sister city dengan negara lain. Jadi kota atau kabupaten bersaudara dengan negara lain baru pertama kali. Harapan kami kedepan bisa ikut membantu geliat ekonomi untuk dua kabupaten ini,” ujar Nur.

Nur mencontohkan, dengan adanya sister city ini bisa meningkatkan penjualan produk UMKM di Kabupaten Klaten yang bisa dikirim ke Nanjing, Tiongkok.

Begitu juga menarik wisatawan dari Provinsi Fujian untuk berkunjung ke Klaten untuk menikmati wisata alam, candi dan air.

”Bisa saja berkaitan dengan event-event, dengan mengundang delegasi dari Kabupaten Nanjing, Tingkok. Untuk mengikuti Klaten Lurik Carnival (KLC) maupun budaya-budaya lainnya. Termasuk bisa mempromosikan budaya Klaten seperti wayang kulit dan fashion lurik ke masyarakat Tiongkok sehingga semakin dikenal secara internasional,” ujar Nur.

Nur mengungkapkan, kerja sama dalam bentuk konsep sister city tidak hanya berhenti dengan Kabupaten Nanjing, Tiongkok saja. Tetapi dengan kota di luar negeri yang tentunya memberikan manfaat dan menguntungkan Klaten.

”Kami akan usahakan di beberapa negara. Harapannya bisa saling mendatangkan manfaat. Bisa juga mengangkat kerja sama tematik seperti pemasaran produk dan teknologi penanggulangan bencana. Begitu juga di bidang pendidikan, kesehatan dan investasi,” tambah Nur. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#tiongkok #klaten #Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi #pemkab klaten #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #nanjing