RADARSOLO.COM – Tol Solo-Jogja segmen Klaten-Prambanan telah dioperasikan secara gratis selama periode uji coba sejak Rabu (2/7/2025) lalu.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mendorong peningkatan kunjungan wisata candi hingga lereng Gunung Merapi di Kota Bersinar.
”Harapannya keberadaan tol ini bisa meningkatkan jalur wisata di Klaten. Khususnya di wilayah Prambanan dan sekitarnya,” ujar Hamenang saat ditemui di Desa Sudimoro, Kecamatan Tulung, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Hamenang mengungkapkan, terdapat beberapa potensi wisata yang bisa dikunjungi dengan memanfaatkan akses Tol Klaten-Prambanan tersebut.
Seperti Candi Sewu yang berada di Kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Candi Prambanan.
Kemudian ada Candi Plaosan yang ada di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. Lalu terdapat Candi Sojiwan di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan. Hingga bisa mengarah ke objek wisata yang ada di Kecamatan Gantiwarno dan Bayat.
”Bisa juga mengarah ke lereng Merapi. Bagi mereka yang memiliki hobi tracking yang sedang tren berada di Kalitalang di Desa Balerante, Kemalang. Begitu juga bisa naik ke Deles Indah dan Girpasang yang juga ada Kemalang,” ujar Hamenang.
Hamenang berharap dengan beroperasinya Tol Klaten-Prambanan bisa dimanfaatkan para wisatawan, khususnya di Jawa Tengah dan umumnya di Indonesia.
Terutama untuk berkunjung di wilayah Klaten yang memiliki berbagai potensi wisata di Prambanan dan sekitarnya.
”Terutama di momen-momen liburan, tentunya jalur tol ini bisa dimanfaatkan,” tambah Hamenang.
Dia mengungkapkan, pemkab sejak lama menunggu beroperasinya Tol Solo-Jogja segmen Klaten-Prambanan tersebut.
Baca Juga: Imbas Penolakan Pabrik di Sambungmacan, Iklim Investasi di Sragen Terancam Lesu: Ini Kata Pemkab
Meski sudah siap digunakan sejak momen Lebaran lalu tetapi baru dibuka di awal Juli 2025. Dia menyadari berbagai pertimbangan hingga akhirnya dioperasikan.
”Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak presiden. Kemudian PT Jasamarga Jogja-Solo (JMM) sebagai operasi Tol Solo-Jogja serta pihak terkait lainnya yang akhirnya pembangunan tol di Klaten bisa selesai,” ujar Hamenang.
Di sisi lain, dengan beroperasinya Tol Klaten-Prambanan bisa mengurai kepadatan di Kota Klaten. Mengingat sebelumnya kendaraan yang melintas Tol Solo-Jogja hanya bisa keluar dari exit tol Klaten.
Seperti diketahui, Tol Klaten-Prambanan memiliki panjang 8,6 Km telah resmi dibuka. Dikarenakan sudah mengantongi sertifikat laik fungsi dan operasi sehingga bisa beroperasi selama 24 jam.
Hanya saja belum menerapkan tarif alias gratis selama periode uji coba. Mengingat PT JMJ sampai saat ini masih menunggu turunnya Surat Keputusan (SK) dari penetapan tarif. (ren/adi)
Editor : Adi Pras