RADARSOLO.COM - Persiapan peluncuran Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto yang dipusatkan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Klaten terus dimatangkan.
Mengingat terdapat sekira 10 ribu tamu undangan yang akan hadiri peluncuran tersebut.
Hal itu juga dibenarkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan seusai memimpin rapat persiapan peluncuran Kopdes Merah Putih di Gudang Logistik Kopdes Merah Putih Bentangan, Wonosari, Klaten pada Minggu (13/7/2025).
”Nantinya akan hadir 8.000 kepala desa (Kades) se-Jawa Tengah. Belum lagi tamu undangan lainnya sehingga diperkirakan 10 ribu orang,” ujar Zulkifli.
Lebih lanjut, Zulkifli menjelaskan, selain dihadiri langsung, peluncuran Kopdes dan Kopkel Merah Putih pada Senin (21/7/2025) itu juga akan diikuti secara daring. Total akan ada 80 ribu kades se-Indonesia yang mengikuti peluncuran tersebut.
Selain itu, peluncuran itu akan diikuti 80 ribu Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Indonesia, 514 bupati dan 38 gubernur juga secara daring.
Peluncuran yang dilakukan pada Senin (21/7/2025) itu merupakan hari kerja sehingga diharapkan tidak ada alasan lagi bagi kades dan kepala daerah untuk absen mengikuti peluncuran tersebut.
”Kalau hari kerja kan para bupati dan kepala desa siap semua. Tidak ada alasan untuk tidak hadir. Kan ya memang hari kerja, kalau hari kerja lebih bagus,” ujar Zulkifli.
Zulkifli memastikan, untuk peluncuran Kopdes dan Kopkel Merah Putih yang dipusatkan di Klaten sudah sangat siap.
Terlebih lagi terbentuknya kelembagaan koperasi masih terus berlangsung. Saat ini sudah ada sekira 78 ribu Kopdes dan Kopkel Merah Putih yang telah berbadan hukum.
Ditargetkan pada akhir minggu ini sudah terdapat 80 ribu Kopdes dan Kopkel sudah berbadan hukum.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam rapat persiapan peluncuran Kopdes dan Kopkel Merah Putih mengungkapkan untuk Term of Reference (TOR) akhir harus matang. Terlebih lagi diharapkan pada H-2 maupun H-1 bisa dilaksanakan gladi bersih.
”Terutama untuk jajaran Polres, bupati dan para lurah. Dikarenakan kedatangan kita hampir 8.523 orang. Kalau ditambah dinas koperasi dan bupati sehingga minimal ada 9.000 yang akan hadir,” ujar Luthfi.
Sementara itu, dari pantauan Radarsolo.com, untuk Kopdes Merah Putih Bentangan sendiri sudah terdapat enam gerai yang digunakan untuk menjalankan berbagai jenis usaha. Mulai dari penyediaan pupuk yang telah bekerja sama dengan Pupuk Indonesia.
Selain itu, ada usaha logistik atau distribusi yang bekerja sama dengan PT Pos. Termasuk penyediaan kebutuhan sembako hingga gas elpiji 3 Kg yang bekerja sama dengan Bulog dan Pertamina.
Ada pula koperasi simpan pinjam yang bermitra dengan BNI. Sedangkan untuk usaha apotek dan klinik desa bermitra dengan Kimia Farma.
Ditambah bangunan gudang logistik yang luas bangunan fisik total mencapai 600 meter persegi. Sedangkan untuk gerainya memiliki ukuran 3,5 meter x 5 meter. (ren/adi)
Editor : Adi Pras