Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Klaten Memiliki Museum Baru, Berisi Jejak Pande Besi Pembuatan Keris di Kranggan Polanharjo

Angga Purenda • Senin, 8 September 2025 | 20:38 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Klaten saat melihat berbagai koleksi di Museum Besalen Koripan, Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo. (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati dan Wakil Bupati Klaten saat melihat berbagai koleksi di Museum Besalen Koripan, Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo. (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Pemerintah Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Klaten berusaha menghidupkan kembali jejak pande besi di wilayahnya.

Salah satunya dengan menghadirkan Museum Besalen Koripan. Didukung penuh oleh Tim Kelompok Studi dan Penelitian (KSP) Principium Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto meresmikan Besalen Koripan dengan konsep living meseum tersebut pada Minggu (7/9/2025).

Termasuk melihat dari dekat berbagai koleksi hingga aktivitas para pande besi yang sedang menempa.

“Besalen Koripan, dimana ini sejarah panjang dari Desa Kranggan yang dimulai dari masa lampau. Wilayah sini adalah wilayah pembuat keris. Dulu ada cerita yang menyebutkan Empu Supo dan Empu Korip yang kemudian berlanjut sampai peralihan di masa Belanda,” ujar Bupati Klaten Hamenang.

Lebih lanjut, Hamenang mengungkapkan, dikarenakan kebutuhan masyarakat berkaitan dengan peralatan hingga akhirnya bergeser menjadi pande besi.

Guna mengenang sejarah itu, maka dibuat museum yang berada di Pendapa Mbah Lurah Sepuh Desa Kranggan.

“Harapan kami ke depan bisa menjadi pusat wisata edukasi berkaitan dengan pengenalan pande besi beserta sejarahnya. Monggo nanti kedepan Pak Kades bisa dipaketkan wisata dengan wisata lainnya sehingga bisa menjadi salah satu objek wisata edukasi yang luar biasa di Klaten,” ujar Hamenang.

Hamenang memastikan, Pemkab Klaten mendukung penuh dengan kehadiran Museum Besalen Koripan tersebut.

Pihaknya segera berkoordinasi dengan pemerintah desa agar bisa dikoneksikan dengan berbagai event yang dipusatkan di sekitar museum tersebut.

“Jadi harapannya yang datang tidak hanya warga Klaten saja, tetapi secara provinsi dan nasional jadi lebih tahu sejarah pande besi di Klaten. Khususnya di Desa Kranggan ini,” ujar Hamenang.

Sementara itu, Kepala Desa Kranggan Gunawan Budi Utomo menjelaskan kehadiran Musem Besalen Koripan merupakan tindaklanjut dari visi-misi pemerintah desa yang salah satunya memelihara budaya. Sekaligus dari tindaklanjuti Festival Gandon Kyai Korip.

“Dibangunnya museum ini adalah sebagai tempat untuk memberikan edukasi khususnya kepada generasi muda. Agar tidak luntur akan sejarah Koripan,” ujar Gunawan.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bahwa wilayah Koripan yang salah satunya di Desa Kranggan dikenal sebagai tempat pembuatan keris sejak abad 16.

Tokoh yang dikenal Empu Supo dan Empu Korip yang diberi kepercayaan oleh Kerajaaan Mataram Islam.

Tetapi dengan bergulirnya waktu, dari awalnya pembuatan keris beralih ke alat pertanian.

Mengikuti perkembangan masyarakat akan kebutuhannya sehingga menjadi pande besi sekira tahun 1920-an.

Total saat ini jumlah pande besi di Desa Kranggan terdapat 122 perajin.

“Untuk meseum ini dikelola oleh BUMDes yang membentuk lembaga. Kunjungan ke mesum ini gratis, tidak ada biaya masuknya,” ujar Gunawan.

Dari pantauan Radarsolo.com, museum itu menghadirkan besalen atau bengkel pande besi sebagai tempat pembuatan peralatan seperti keris dan peralatan lainnya.

Tampak sejumlah koleksi keris, pisau hingga berbagai peralatan pertanian ditampilkan pada museum tersebut.

Pengunjung bisa mendapatkan informasi secara lengkap dengan mengakses barcode yang ada di setiap koleksi museum. Bahkan museum itu menghadirkan titik dengar sehingga bisa mendengarkan penjelasan melalui audio.(ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #museum #Polanharjo #Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto