RADARSOLO.COM- Rumah Sakit Umum (RSU) Islam Klaten terus meneguhkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang Ramah, Amanah, Profesional dan Islami (RAPI).
Hal itu tercermin dalam momen milad ke-39 dengan menampilkan wajah baru lewat Gedung Madina dan Jeddah.
Kedua bangunan baru RSU Islam Klaten itu langsung diresmikan oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada Sabtu (20/9/2025).
Ditandai dengan penandatangan prasasti yang berlangsung di Gedung Pertemuan Al Mabrur yang berada di kompleks rumah sakit setempat.
Begitu juga pemotongan untaian bunga yang berlangsung di Gedung Madinah.
Termasuk berkesempatan berkeliling meninjau kedua gedung baru tersebut.
Didampingi Direktur Utama RSU Islam Klaten dr. Sutrisno dan Ketua Yayasan Jamaah Haji Klaten Rofiq Muttaqien dan jajaran lainnya.
Dalam sambutannya, Direktur Utama RSU Islam Klaten dr. Sutrisno mengungkapkan, tema milad ke-39 kali ini yakni Sinergi Dalam Kompetensi Melayani dengan RAPI.
Maka itu, dirinya mendorong seluruh civitas hospitalia untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.
“Tentunya dapat melayani dengan ramah, amanah, profesional dan Islami. Begitu juga dengan tepat, aman dan efektitif sebagaimana yang tercantum dalam visi-misi. Melayani pasien dengan Ikhlas dan kasih sayang,” ujar Sutrino.
Lebih lanjut, Sutrisno mengungkapkan, bahwa pihaknya terus meningkatkan kompetensi rumah sakit dalam melayani pasien.
Tentu tak hanya menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dibutuhkan.
Tetap juga didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai seperti Gedung Madinah dan Jeddah.
“Pembangunan gedung ini semoga bermanfaat bagi masyarakat Klaten dan sekitarnya. Semoga rumah sakit ini juga terus maju dan berkembang sesuai dengan tema milad ke-39 RSU Islam Klaten kali ini,” ujar Sutrisno.
Kedua gedung itu berdiri di lahan seluas 17.050 meter persegi dengan 96 bed kamar standar.
Diikuti fasilitas seperti berbagai laboratorium, ruang instalasi, ruang pendaftaran dan farmasi.
Begitu juga kamar operasi atau instalasi sentral yang didukung peralatan modern hingga ruang rapat yang representatif.
Seperti diketahui, RSU Islam Klaten sebagai salah satu amal usaha dari Yayasan Jamaah Haji Klaten yang berdiri sejak 1986. Senantiasa berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“39 tahun perjalanan bukanlah waktu yang singkat. RSU Islam Klaten telah melewati dinamika zaman. Terus menerus berbenah dan kini hadir sebagai ikon pelayanan kesehatan syariah di Kabupaten Klaten,” ujar Ketua Yayasan Jamaah Haji Klaten Rofiq Muttaqien.
Lebih lanjut, Rofiq mengungkapkan, peresmian kedua gedung tersebut merupakan simbol transformasi akan layanan kesehatan.
Mengingat menghadirkan gedung yang representatif dengan fasilitas modern.
“Ini juga menjadi komitmen nyata untuk menghadirkan pelayanan syariah yang mententramkan. Standar medis profesional yang diakui sentuhan spiritual yang menunjukan inilah wajah RSU Islam Klaten di masa yang akan datang,” ujarnya.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengungkapkan, momen milad ke-39 itu menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang rumah sakit dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Kami pemerintah daerah berterima kasih kepada RSU Islam Klaten dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga menjadi lebih optimal," terangnya.
"Mengingat jika hanya mengandalkan faskes yang dimiliki pemerintah belum bisa menjangkau keseluruhan. Maka itu, kami sangat berterima kasih dengan kehadiran rumah sakit ini,” lanjut dia.
Baca Juga: Mata Sebelah Kanan Berkedut, Normalkah atau Tanda Masalah Kesehatan?
Lebih lanjut, Hamenang juga mengapresiasi perkembangan RSU Islam Klaten dengan pertumbuhan pasiennya yang luar biasa.
Tentunya didukung dengan peningkatkan kapasitas SDM dan juga fasilitas yang selalu bertambah.
“Semoga ke depan semakin sukses, semakin di hati masyarakat Klaten serta bisa memberikan pelayanan yang optimal di bidang kesehatan,” ujar Hamenang.(ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono