RADARSOLO.COM- DPRD Kabupaten Klaten terus mendorong terciptanya kondusifitas wilayah.
Hal itu ditunjukan dengan kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Klaten Edy Sasongko dalam gelaran silaturahmi dan doa kedamaian di Pendapa Pemkab Klaten beberapa waktu lalu.
Gelaran doa bersama itu diikuti Forkopimda Klaten dan Jajaran Pemkab Klaten seperti Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto dan Asisten serta Staf Ahli Bupati.
Begitu juga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten, Forkopimcam se-Klaten, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan perguruan tinggi dan seluruh organisasi di Kota Klaten.
Kegiatan diisi dengan doa kedamian yang dipimpin oleh lima perwakilan pemuka agama. Mereka dari pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha.
“Seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan Forkopimda bersama-sama berdoa dalam rangka kondusifitas Kabupaten Klaten. Tapi kami berharap kegiatan doa bersama ini, tidak hanya di sini tetapi masyarakat juga bisa ikut berdoa bersama,” ujar Edy saat ditemui awak media beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Edy mengharapkan, masyarakat Klaten bisa mengikuti apa yang menjadi gerakan dari pemkab tersebut.
Termasuk ikut serta dalam menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing.
“Ini menjadi hal yang baik, karena semua tokoh agama memberikan contoh yang baik. Menunjukan bahwa Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tapi tetap satu untuk Kabupaten Klaten,” ujar Edy.
Edy mengungkapkan, bahwa secara umum kondisi Klaten begitu kondusif.
Baca Juga: DPRD Klaten Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum untuk 4 Raperda, Ini yang Jadi Fokus Pembahasan
Harapannya bersama seluruh lapisan masyarakat dapat terus menjaga dengan didukung berbagai upaya.
Salah satunya mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling.
“Kondusifitas ini menjadi modal utama untuk melanjutkan pembangunan di Klaten. Alhamdulillah sampai saat ini tetap kondusif, ini yang saya harapkan kedepannya,” ujar Edy.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi dan doa kedamaian tersebut merupakan wujud kekompakan dari seluruh elemen masyarakat.
Guna menjaga Klaten agar tetap kondusif dan adem ayem.
“Jika Klaten yang kondusif tidak lepas dari peran semua pihak. Terlebih lagi kemajemukan yang ada di masyarakat Klaten mampu membuktikan bahwa Klaten bisa kondusif dan saling toleransi,” ujar Hamenang.
Lebih lanjut, Hamenang mengungkapkan jika Klaten yang kondusif tidak lepas dari peran semua pihak.
Harapannya hal tersebut dapat terjaga seterusnya.
“Mari kita terus berkomitmen menjaga kondusifitas dan menciptakan suasana yang sejuk di Klaten,” ujar Hamenang.(ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono