RADARSOLO.COM – Tim gabungan dari Relawan Reaksi Cepat Tanggap Darurat (RCTD) dan Exalos Regional Klaten berhasil mengevakuasi seekor ular sanca kembang (python reticulatus) sepanjang 4 meter.
Ular tersebut dievakuasi dari rumah warga di Dusun Pleret, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo pada Rabu (19/11/2025) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radarsolo.com, keberadaan ular tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Panut seusai mendengarkan suara gaduh dari kandang ayamnya.
Salah satu relawan, Eko Santoso yang akrab dipanggil Jokta mengungkapkan, saat pemilik rumah mendengar suara gaduh dari arah kandang ayam, ternyata ular sudah dalam posisi melilit seekor ayam. Sedangkan ayam lainnya berhamburan.
”Saat mengetahui itu langsung menghubungi warga dan relawan untuk meminta bantuan. Kemudian saya merapat ke lokasi. Tetapi ular sudah tidak ada di kandang. Begitu juga ayam yang sempat terlilit belum sempat termakan,” ujar Jokta, Kamis (20/11/2025).
Penyisiran dilakukan para relawan di sekitar kandang. Tim relawan menemukan ular sanca kembang itu tersembunyi di bawah tumpukan bambu di tepi sungai. Letaknya berdekatan dengan kandang ayam.
Karena ukurannya yang cukup besar, dia tidak sanggup mengevakuasi sendirian. Jokta lantas menghubungi relawan lain terus memantau pergerakan ular agar tidak kabur ke sungai.
”Tidak memungkinkan kalau kami eksekusi hanya dua orang. Kami menunggu teman-teman datang sambil memantau ular. Sekira Pukul 23.30, tim relawan berhasil melakukan evakuasi dengan membongkar tumpukan bambu,” ujar Jokta.
Jokta mengungkapkan, butuh waktu 15-20 menit untuk mengevakuasi ular sepanjang 4 meter tersebut.
Kemudian langsung dibawa ke basecamp Exalos Regional Klaten untuk diamankan dan akan ditindaklanjuti untuk dikarantina setelah nantinya dilepasliarkan ke alam yang jauh dari permukiman. (ren/adi)
Editor : Adi Pras