RADARSOLO.COM – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Klaten.
Hingga hari ketujuh pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, tercatat 114.404 wisatawan memadati berbagai destinasi wisata di Kota Bersinar.
Objek wisata air masih mendominasi pilihan masyarakat. Seperti Umbul Ponggok, Rivermoon dan Rawa Jombor.
Lonjakan pengunjung ini diiringi dengan pengawasan ketat dari pihak kepolisian guna menjamin keamanan wisatawan.
Menyikapi tingginya animo masyarakat, Polres Klaten meminta pengelola dan pengunjung objek wisata, khususnya wisata air, untuk meningkatkan kewaspadaan.
Hal ini mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan serta debit air yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto memberikan imbauan tegas terkait prosedur keselamatan di lokasi wisata air.
Untuk selalu mematuhi aturan keselamatan hingga memperhatikan rambu-rambu.
”Kami mengimbau masyarakat yang berkunjung ke objek wisata air untuk mengikuti arahan petugas dan pengelola. Orang tua juga kami minta untuk mengawasi anak-anaknya saat beraktivitas di air guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Suwoto saat memberikan keterangan pada Sabtu (27/12/2025)
Polres Klaten memastikan bahwa pengamanan dan pemantauan di jalur menuju objek wisata akan terus ditingkatkan hingga berakhirnya masa Operasi Lilin Candi 2025 demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Di sisi lain, Bupati Klaten turut memberikan rekomendasi destinasi yang wajib dikunjungi bagi wisatawan yang sedang berada di Klaten.
Selain wisata air yang sudah populer seperti Umbul Ponggok, Hamenang juga mengajak wisatawan untuk berkunjung ke wisata sejarah dan alam lainnya.
Bahkan juga mempromosikan sisi eksotis peninggalan sejarah yang ada di Klaten, khususnya Candi Plaosan yang memiliki karakteristik unik sebagai simbol akulturasi budaya.
”Di sisi lain kita juga ada salah satu candi yang paling eksotis yang ada di Indonesia yaitu Candi Plaosan. Di mana ada akulturasi antara Hindu dan Buddha, itu sangat luar biasa. Bagus dikunjungi pagi, sore maupun siang,” ujar Hamenang.
Sedangkan bagi yang berkunjung ke Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan juga ada Candi Sewu. Meski berada di kawasan TWC tetapi masuk di wilayah Kabupaten Klaten.
Tak jauh dari lokasi juga terdapat Candi Sojiwan di Desa Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten sebagai alternatif untuk dikunjungi.
Bagi wisatawan yang menyukai aktivitas luar ruangan atau trekking, Bupati merekomendasikan beberapa spot baru di lereng Gunung Merapi serta destinasi ikonik lainnya.
”Nah, bagi yang suka trekking sekarang juga ada spot baru di Kabupaten bisa lewat Deles Indah maupun Kalitalang. Silakan mampir ke lantai duanya Klaten itu, masih ada juga Girpasang,” ujar Hamenang.
Wisatawan juga bisa berkunjung ke Rowo Jombor yang berada di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten.
Bisa menikmati waduk seluas 180 hektare itu dengan menggunakan perahu wisata sambil menikmati sajian kuliner hidangan olahan ikan. (ren/adi)
Editor : Adi Pras