RADARSOLO.COM – Masyarakat Kabupaten Klaten dikejutkan oleh guncangan gempa bumi yang terjadi pada Selasa (27/1/2026) siang pukul 13.15.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, gempa berkekuatan Magnitudo 4,4 tersebut berpusat di daratan.
Guncangan yang cukup kuat membuat para pegawai di Kantor Pemkab Klaten berhamburan keluar gedung. Wiyono, 53, pegawai Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Klaten, menceritakan detik-detik mencekam saat gedung tempatnya bekerja berguncang.
"Suaranya huruk-huruk keras sekali dari atas. Saya langsung lari ke depan gedung. Durasinya sekitar 15 sampai 20 detik," kata Wiyono.
Wiyono mengungkapkan, para pegawai yang lari keluar gedung tidak hanya mereka yang berada di lantai 1 saja.
Tetapi juga lantai II yang merupakan kantor dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Bagi Wiyono, gempa kali ini membangkitkan memori kelam gempa besar tahun 2006.
"Saya trauma, rumah saya dulu terdampak gempa 2006. Begitu ada getaran tadi, memori itu langsung muncul dan saya panik," ujarnya.
Saat sedang bekerja itu, Wiyono bahkan mendapatkan kabar dari anaknya terkait kondisi kediamannya di Desa Jiwowetan, Kecamatan Wedi. Jika terdapat beberapa genteng rumahnya melorot atau rontok akibat guncangan.
"Anak saya kirim foto, ada delapan hingga sembilan genteng yang melorot tepat di atas tempat tidur. Saya khawatir karena posisi di rumah sedang mendung, takutnya hujan dan banjir di dalam rumah," tuturnya.
Wiyono mengungkapkan, jika saat pembenahan genteng rumahnya sudah meminta bantuan tetangga.
Mengingat dirinya belum bisa pulang ke rumah karena masih jam kerja. Pembenahan segera dilakukan karena sebentar lagi turun hujan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Klaten Syahruna, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa gempa tersebut berada di koordinat Lintang 7.87 LS dan Bujur 110.49 BT dengan kedalaman 11 KM. Pusat gempa berjarak sekitar 16 KM di sebelah Timur Laut Bantul.
"Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, hampir di seluruh wilayah Klaten dengan skala intensitas III MMI. Rasanya seakan-akan ada truk besar yang berlalu," ujar Syahruna saat dikonfirmasi radarsolo.com.
Lebih lanjut, BPBD Klaten melaporkan adanya kerusakan ringan berupa genteng melorot dan rontok di beberapa lokasi. Seperti di Jimbung, Kecamatan Kalikotes dan Kecamatan Gantiwarno.
Syahruna menegaskan bahwa gempa ini bukan merupakan gempa susulan dari gempa Pacitan yang terjadi pada pagi hari sebelumnya.
"Ini lokasi baru dan merupakan gempa daratan. Tim kami saat ini masih terus melakukan pendataan di lokasi terdampak," tambahnya.
Pihak BPBD Klaten pun menghimbau agar masyarakat tetap tenang namun selalu waspada terhadap potensi gempa susulan. Syahruna mengingatkan warga untuk hanya mempercayai informasi dari kanal resmi.
"Kami minta masyarakat tidak panik dan selalu mengakses informasi yang dapat dipertanggungjawabkan melalui kanal resmi lembaga berwenang yang telah terverifikasi," tutup Syahruna. (ren/adi)
Editor : Adi Pras