Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Resmikan Mako Damkar Baru, Bupati Klaten: Damkar Itu Pasukan Elit yang Luar Biasa

Angga Purenda • Kamis, 29 Januari 2026 | 19:30 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meresmikan mako damkar baru di Jalan Mayor Kusmanto, Kecamatan Klaten Utara, Kamis (29/1/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meresmikan mako damkar baru di Jalan Mayor Kusmanto, Kecamatan Klaten Utara, Kamis (29/1/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meresmikan gedung baru Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Klaten yang berlokasi di Jalan Mayor Kusmanto, Kecamatan Klaten Utara, Kamis (29/1/2026).

Pembangunan mako damkar baru ini menelan anggaran sebesar Rp 5,4 miliar. Gedung dua lantai teresbut dirancang dengan fasilitas lengkap.

Mulai dari ruang pimpinan, ruang rapat, pantry hingga ruang istirahat bagi petugas jaga. Menariknya, gedung ini juga dilengkapi dengan ruang laktasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten Suryanto menjelaskan, pembangunan mako damkar tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kenyamanan petugas yang selama ini menempati kantor yang kurang memadai.

”Atas perkenan Mas Bupati, akhirnya di tahun 2025 kita bisa membangun Mako Damkar yang lumayan, walaupun tidak megah tapi nyaman. Ada ruang pimpinan lengkap, ruang istirahat, hingga ruang laktasi. Kami mengemban tugas mulia membangun ini agar teman-teman tidak merasa tertinggal lagi,” ujar Suryanto.

Selain gedung mako damkar, bupati juga meresmikan dua infrastruktur vital lainnya. Yakni Jembatan Temas 1 dan Jembatan Sraten.

Suryanto merinci, Jembatan Temas dibangun kembali dengan nilai kontrak Rp 2,1 miliar. Jembatan yang semula selebar 5 meter kini diperlebar menjadi 9 meter dengan teknologi gelagar I-Girder yang baru pertama kali digunakan di Klaten.

Sementara itu, Jembatan Sraten di perbatasan Pedan - Trucuk yang semula hanya selebar 4 meter, kini diperlebar dua kali lipat menjadi 8 meter dengan nilai kontrak Rp 2,1 miliar.

Bupati Hamenang mengapresiasi tinggi kepada personel damkar. Baginya, damkar bukan sekadar pemadam api, melainkan pasukan elit yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan darurat di masyarakat.

”Damkar ini pasukan elit yang luar biasa. Tidak hanya memadamkan kebakaran, tapi dari urusan cincin yang sesak tidak bisa lepas, evakuasi sarang tawon, tercebur sumur, sampai urusan kesurupan pun minta tolongnya ke Damkar. Maka pantaslah kalau kita buatkan gedung yang representatif agar mereka semakin optimal memberikan pelayanan," ungkap Hamenang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#klaten #Damkar Klaten #pedan #trucuk #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #DPUPR