RADARSOLO.COM- Warga Dusun Lusah, Desa Gondangan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan lanjut usia (lansia) di dalam sumur, Sabtu (31/01/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial Y,75, warga setempat yang sempat dicari oleh pihak keluarga sejak hari sebelumnya.
Kapolsek Jogonalan AKP Suhardi dikonfirmasi radarsolo.jawapos.com, Sabtu (31/1/2026) malam menjelaskan, jenazah Y pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh Maryono, 59, tetangga korban saat hendak mengecek sumur di belakang rumah korban.
Maryono terhenyak melihat tubuh yang mengapung di dasar sumur.
Saksi segera melapor ke warga lain dan diteruskan ke pihak kepolisian serta pemadam kebakaran (Damkar).
“Setelah menerima laporan, anggota Polsek Jogonalan bersama tim terkait langsung menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan dan evakuasi korban,” ujar AKP Suhardi.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa tersebut bermula ketika anak korban datang berkunjung pada Jumat (30/01/2026) sore sekira Pukul 17.00 dengan maksud mengajak korban ke rumahnya.
Namun, saat itu korban tidak berada di rumah. Upaya pencarian sempat dilakukan dengan menanyakan kepada warga sekitar, namun korban belum ditemukan hingga keesokan harinya.
Hingga akhirnya diketahui berada di dalam sumur dengan kondisi sudah meninggal dunia.
Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis dengan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Polsek Jogonalan, Damkar Klaten, SAR, TRC BPBD Klaten, serta relawan setempat.
Sumur tempat korban ditemukan memiliki diameter sekitar 1,2 meter dengan kedalaman kurang lebih 6 meter.
Suhardi menambahkan, dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Jogonalan Zain Irfan Rafii bersama tim identifikasi Polres Klaten, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan. Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun,” jelasnya.
Pihak kepolisian menduga korban murni mengalami kecelakaan akibat kondisi fisik yang sudah renta.
Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Kalau dugannya (jatuh ke dalam sumur) karena terpeleset karena beliau memang sudah lanjut usia,” ujar Suhardi. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono