
RADARSOLO.COM – Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar segera merealisasikan program Sekolah Rakyat.
Program tersebut dinilai menjadi langkah konkret untuk memenuhi hak pendidikan masyarakat sebagaimana amanat UUD 1945, khususnya bagi warga kurang mampu.
Dorongan itu muncul setelah DPRD melakukan evaluasi terhadap mutu pendidikan di Karanganyar yang mencakup sejumlah persoalan mendasar. Mulai dari infrastruktur, kompetensi guru, hingga kapasitas kelembagaan sekolah.
Bagus menilai keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi untuk menjamin akses pendidikan anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Mulai jenjang PAUD hingga sekolah menengah dalam satu kawasan terpadu berbasis asrama.
”Sekolah Rakyat ini penting untuk menampung anak-anak yang tidak mampu. Konsepnya nanti bisa diasramakan di situ, mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dari PAUD hingga sekolah menengah,” ujar Bagus Selo usai audiensi dengan dewan pendidikan Karanganyar, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, konsep sekolah berasrama akan membuat pemenuhan kebutuhan dasar dan pengawasan siswa lebih optimal. Namun demikian, realisasi program tersebut masih terkendala ketersediaan lahan.
Bagus menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat membutuhkan lahan minimal lima hektare agar seluruh fasilitas pendidikan dan asrama dapat terintegrasi dalam satu kawasan. Sementara aset lahan yang siap digunakan saat ini rata-rata baru sekitar 2,5 hektare.




