Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Duka sang Ayah Kenang Benny Indra Ardhianto: Anak Semata Wayang yang Bertekad Umrahkan Sekeluarga

Angga Purenda • Minggu, 8 Februari 2026 | 16:51 WIB
Prosesi pemakaman Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Minggu (8/22026).
Prosesi pemakaman Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Minggu (8/22026).

RADARSOLO.COM-Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga besar Wakil Ketua DPRD Klaten Hariyanto di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Klaten, Minggu (8/2/2026).

Putra tunggal kebanggaannya, yang juga Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, telah berpulang ke Rahmatullah, Sabtu (7/2/2026) di RSUP dr. Kariadi Semarang.

​Ditemui seusai prosesi pemakaman, Hariyanto mengungkapkan bahwa kepergian Benny terasa sangat mendadak dan menyisakan duka mendalam.

​Di mata Hariyanto, Benny adalah anak yang sangat berbakti. Sejak kecil hingga menempuh pendidikan tinggi di Yogyakarta, almarhum dikenal sebagai sosok yang penurut dan tidak pernah bertingkah macam-macam.

​"Anak saya itu semata wayang. Orangnya sangat nurut sama orang tua, tidak nakal. Dari TK sampai kuliah di Yogya, dia itu lurus saja. Bahkan sebelumnya tidak pernah sakit, baru ini kok langsung mendadak," kenang Hariyanto dengan suara bergetar.

Sebelum meninggal dunia, Benny mengalami sakit sekira 20 hari. Trombositnya menurun drastis sehingga imun tubuhnya yang lemah.

Benny harus menjalani perawatan intensif yang dibatasi untuk kontak dengan keluarga demi menghindari infeksi bakteri.

Mengingat daya tahan tubuhnya menurun sehingga dikhawatirkan tertular penyakit yang dibawa penjenguk.

​Seminggu sebelum kepergiannya, karena rasa rindu yang memuncak, Hariyanto sempat memaksakan diri untuk masuk ke ruang perawatan meski protokol medis sangat ketat.

Pertemuan itu menjadi salah satu momen tatap muka terakhirnya dengan sang putra.

​Hariyanto menceritakan momen-momen terakhir yang terasa seperti firasat.

Baca Juga: 6.000 Paket Durian Randulanang Gratis Ludes Diserbu Pengunjung di Jatinom Klaten

Pada Sabtu (7/2/2026) pagi, Mahanni Yulindha Pratiwi, istri Benny, mengirim pesan singkat meminta agar orang tua segera ke Semarang untuk memberikan motivasi.

​"Istrinya WA kami jam 9 pagi, minta saya dan ibunya datang ke Semarang untuk beri support. Kami langsung berangkat, tapi ternyata waktu tidak mengejar. Saya merasa ini masih seperti mimpi," ungkapnya.

Sebenarnya selama menjalani perawatan, Benny dengan orang tuanya tetap melakukan komunikasi melalui aplikasi perpesanan.

Melalui pesan suara (voice note) yang dikirimkan kepada ibunya, Endrayati, Benny sempat berjanji akan membawa seluruh keluarga besar beribadah ke Tanah Suci.

​"Lewat voice note, dia janji kalau nanti sudah sembuh, mau umrah bersama-sama sekeluarga," tutur Hariyanto.

​Selain janji keluarga, Benny juga sangat memikirkan tanggung jawabnya sebagai Wakil Bupati.

Meskipun baru menjabat setahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025, ia selalu menekankan pentingnya merealisasikan 10 program prioritas yang pernah ia janjikan saat kampanye.

​"Dia selalu berpikir bagaimana menyukseskan visi-misi selama lima tahun ini. Tapi Allah berkehendak lain, baru satu tahun menjabat, takdir berkata berbeda. Kami sebagai orang tua hanya bisa ikhlas, karena tidak ada yang bisa melawan takdir," tambahnya.

​Benny meninggalkan seorang istri serta dua orang buah hati.

Mewakili keluarga besar, Hariyanto memohon doa kepada seluruh masyarakat agar almarhum diampuni segala dosanya dan meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

Jenazah Wabup Klaten dimakamkan di pemakaman Jonggrangan di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Klaten.

Tampak ribuan pelayat mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhir.

Seperti Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Forkopimda Klaten.

Baca Juga: 3 Kecamatan di Wonogiri Diterjang Angin Kencang: Pohon Tumbang Timpa Rumah dan Jaringan Listrik

Begitu juga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten serta pimpinan DPRD Klaten,

Termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sejumlah kepala daerah se-Solo Raya dan ribuan pelayat sempat mendatangi rumah duka dan pemakaman.

​Pj Sekda Klaten Jaka Purwanto mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya wakil bupati.

Di mata Jaka, almarhum bukan sekadar pejabat, melainkan sosok pemimpin yang responsif dan sangat menghargai kerja tim.

​Meski tergolong berusia muda, Benny dinilai memiliki kematangan dalam berkomunikasi dan memimpin.

Jaka menyebut almarhum memiliki kemampuan untuk merangkul semua pihak dengan sikap yang sangat rendah hati.

​"Beliau itu muda, cerdas, energik, dan inovatif. Tapi walaupun muda, cara bicaranya sangat ngemong (mengayomi). Beliau bisa melayani sendiri dan sangat rendah hati kepada siapa pun," ujar Jaka.

Dalam lingkungan kerja, Benny dikenal sebagai sosok yang menuntut efisiensi tanpa mengesampingkan kekompakan tim.

Jaka mengenang bagaimana Benny selalu menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Klaten.

​"Di dalam tim kerja, beliau itu serba cepat dan responsif. Yang selalu ditekankan adalah kekompakan dan menjaga sinergi. Beliau selalu bilang kita harus melakukannya bersama-sama," kenang Jaka.

​Selain itu, almarhum sangat sensitif terhadap keluhan masyarakat.

Benny sering menginstruksikan jajarannya agar memberikan respons secepat mungkin terhadap setiap aspirasi warga.

"Beliau ingin masyarakat mendapatkan pelayanan sebaik-baiknya. Jika ada keluhan, harus cepat ditangani," tambahnya.

Baca Juga: Dukung Program Presiden Prabowo, Polres Klaten Gelar Kerja Bakti Indonesia ASRI di Kalikotes

Jaka juga melihat Benny sebagai mitra yang sangat serasi bagi Bupati Klaten.

Sinergi antara keduanya dinilai telah memberikan warna baru bagi kemajuan daerah melalui inovasi-inovasi yang cerdas.

​"Beliau berdua adalah pasangan yang luar biasa. Masih muda semuanya, penuh motivasi, cerdas, dan responsif. Kehilangan ini tentu sangat terasa bagi kami semua," pungkasnya. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Benny Indra Ardhianto #meninggal dunia #Hariyanto #Wabup Klaten #pemakaman wakil bupati klaten #ayah wabup klaten #Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto