Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sering Mengamuk dan Lempar Batu, ODGJ di Kebondalem Kidul Klaten Dievakuasi Polsek Prambanan ke RSJD

Angga Purenda • Rabu, 18 Februari 2026 | 11:48 WIB
Proses evakuasi warga yang mengalami gangguan kejiwaan ke RSJD Dr. Soedjarwadi Klaten.
Proses evakuasi warga yang mengalami gangguan kejiwaan ke RSJD Dr. Soedjarwadi Klaten.

RADARSOLO.COM - Aparat Polsek Prambanan bersama unsur lintas sektoral mengevakuasi seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa  di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten, Selasa (17/2/2026).

Langkah tersebut diambil setelah perilaku warga tersebut dinilai meresahkan masyarakat selama satu bulan terakhir.

Proses evakuasi berlangsung aman dan kondusif. Melibatkan Bhabinkamtibmas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), perangkat desa, kader kesehatan hingga ketua RT setempat.

Kapolsek Prambanan AKP Nyoto menjelaskan, evakuasi dilakukan merespons laporan warga yang merasa terganggu.

Berdasarkan laporan, ODGJ tersebut kerap mengamuk dan melempari rumah warga di sekitarnya dengan batu.

"Alhamdulillah, yang bersangkutan dapat kita evakuasi secara persuasif. Kami lakukan pendekatan terlebih dahulu kepada pihak keluarga agar prosesnya berjalan tanpa gesekan," ujar AKP Nyoto, Rabu (18/2/2026)

Setelah berhasil ditenangkan, warga tersebut langsung dibawa ke RSJD Dr. Soedjarwadi Klaten untuk mendapatkan penanganan medis dan perawatan yang layak.

"Semoga yang bersangkutan segera sehat dan nantinya bisa kembali bersosialisasi di tengah masyarakat," tambahnya.

Nyoto menegaskan bahwa pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan ODGJ tidak hanya soal menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Tetapi juga bentuk kepedulian terhadap hak pasien untuk mendapatkan pengobatan.

“Dengan dievakuasinya warga terindikasi ODGJ ini, menjadikan situasi di Desa Kebondalem Kidul kini terpantau kembali tenang dan terkendali.

Polsek Prambanan berharap kolaborasi serupa terus terjaga.

Baca Juga: Santri Ponpes di Bulukerto Wonogiri Meninggal, Polisi Sebut Ada Indikasi Kekerasan

Demi memastikan warga yang membutuhkan bantuan medis kejiwaan tidak telantar dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Prambanan Setyo Rini memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat jajaran Polsek Prambanan.

Menurutnya, koordinasi yang solid antarinstansi adalah kunci utama dalam menangani kasus-kasus gangguan jiwa di wilayahnya.

Rini juga memaparkan data yang cukup memprihatinkan terkait jumlah ODGJ di wilayah Kecamatan Prambanan.

Berdasarkan pendataan sementara, total se-Kecamatan Prambanan terdapat 70 orang terindikasi ODGJ. Dari jumlah tersebut 11 orang terindikasi ODGJ berada di Desa Kebondalem Kidul.

"Terima kasih untuk jajaran Polsek Prambanan atas respons cepatnya setiap kali kami berkoordinasi. Kami berharap ke depan penanganan ODGJ di seluruh wilayah Prambanan dapat terus berjalan baik tanpa kendala," ujar Rini. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#lempar batu #polsek prambanan #RSJD #Sering Mengamuk #Evakuasi ODGJ kebondalem kidul