RADARSOLO.COM- Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten, Rabu (18/2/2026) sore.
Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan.
Selain itu, puluhan kendaraan motor tertimpa material bangunan, serta menyebabkan tiga orang terluka.
Berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Klaten, angin kencang melanda tiga kecamatan sekaligus yakni aitu Prambanan, Delanggu, dan Juwiring.
Wilayah terdampak paling parah dilaporkan terjadi di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, tepatnya di area depan pabrik SGM.
Petugas Pusdalops BPBD Klaten Indiarto merinci kerusakan di tiga titik tersebut.
Untuk di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan terdapat dua warung serta satu fasilitas mes dan tempat parkir yang mengalami kerusakan dan roboh.
Sedangkan di Desa Segaran, Kecamatan Delanggu sebanyak delapan rumah mengalami kerusakan ringan.
Terutama pada bagian atap dan genting yang terbawa angin.
Hal yang sama juga terjadi Desa Pundungan, Kecamatan Juwiring terdapat satu rumah dilaporkan terdampak angin kencang.
Pihak BPBD Klaten memastikan tidak ada warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.
Fokus utama petugas usai kejadian kemarin yakni melakukan evakuasi puing-bangunan dan mendistribusikan bantuan logistik darurat.
Baca Juga: Akhirnya Terungkap! THR PNS 2026 Anggaran Rp55 Triliun Cair Lebih Cepat, Kapan Masuk Rekening?
"Kami terus menghimpun informasi dari relawan. Untuk kebutuhan mendesak seperti terpal kami kirimkan ke lokasi terdampak. Khususnya di Keacamatan Prambanan dan Delanggu," Indiarto, Kamis (19/2/2026).
Sementara itu, Andrianus, salah satu korban luka di Desa Kemudo, Prambanan menceritakan detik-detik mencekam saat angin puting beliung menghantam tempat istirahatnya.
"Tiba-tiba langit gelap, lalu angin kencang langsung hantam rumah. Saya lari menghindar tapi kena seng panjang yang terbang. Tadi kena kaki, untung kena sandal dulu. Rasanya mau ikut terbang juga waktu lari (menyelamatkan diri)," beber Andrianus yang mengalami luka ringan.
Saat kejadian, terdapat sekitar 10 orang di lokasi tersebut.
Tiga di antaranya dilaporkan mengalami luka ringan pada bagian tangan dan kaki dan langsung mendapatkan penanganan medis dari Puskesmas setempat.
Camat Prambanan Rasidi menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang membuat kerusakan bangunan tempat parkir seluas 10x10 meter di Desa Kemudo pada kawasan industri tersebut.
Akibat bencana tersebut, pemilik bangunan mengalami kerugian materiil yang cukup banyak.
Mengingat konstruksi baja ringan dan atap galvalum yang roboh menimpa kendaraan yang terparkir di bawahnya.
"Ada sekitar 20 sepeda motor dan 5 sepeda yang terdampak karena tertimpa bangunan parkir. Mayoritas mengalami rusak ringan. Kemarin kami langsung berkoordinasi dengan Damkar dan pihak terkait untuk evakuasi material baja ringan menggunakan alat berat," jelas Rasidi.
Rasidi pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada di puncak musim hujan kali ini.
Mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Klaten dalam beberapa hari ke depan. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono