Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Cukup Bayar Rp10 Ribu, Warga Ngawen Klaten Antusias Tebus Paket Sembako Senilai Rp100 Ribu

Angga Purenda • Selasa, 3 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gerakan Pasar Murah digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) di Aula Kantor Kecamatan Ngawen, Senin (2/3/2026).
Gerakan Pasar Murah digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) di Aula Kantor Kecamatan Ngawen, Senin (2/3/2026).

RADARSOLO.COM-Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemkab Klaten terus bergerak aktif menjaga stabilitas harga pangan.

Salah satu langkah konkret tersebut diwujudkan melalui Gerakan Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) di Aula Kantor Kecamatan Ngawen, Senin (2/3/2026).

Tebus Murah Paket Sembako

Sebanyak 1.200 paket sembako didistribusikan guna membantu meringankan beban masyarakat yang tersebar di 13 desa se-Kecamatan Ngawen.

Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat pemerintah atas tren kenaikan harga kebutuhan pokok yang rutin terjadi selama bulan Ramadhan hingga mendekati momen Lebaran.

Masyarakat setempat terlihat sangat antusias menyambut program pasar murah tersebut.

Setiap paket sembako yang berisi dua kilogram beras, satu kilogram gula pasir, satu liter minyak goreng, dan mi instan dapat ditebus oleh warga dengan harga yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp10 ribu per paket.

Padahal, jika dikalkulasikan dengan harga normal di pasaran, nilai satu paket sembako lengkap tersebut hampir mencapai angka Rp100.000.

Kendalikan Psikologi Pasar

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang hadir meninjau langsung proses pendistribusian menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara unsur eksekutif dan legislatif untuk melakukan intervensi langsung terhadap gejolak harga pasar.

Baca Juga: Rehabilitasi Pasar Kwadungan Ditarget 2027, DPRD Karanganyar Dorong Percepatan

Hamenang menjelaskan bahwa fluktuasi harga bahan pokok kerap kali membebani finansial keluarga, terutama pada momen Ramadhan.

Oleh karena itu, sinergi lintas sektoral ini diharapkan tidak sekadar membantu masyarakat secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari, tetapi juga terbukti efektif dalam menjaga kondisi psikologi pasar sehingga harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Klaten tetap terkendali hingga hari kemenangan tiba. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#lebaran #klaten #Gerakan Pasar Murah #bahan pokok #kantor kecamatan ngawen #Harga Kebutuhan Pokok #ramadhan #paket sembako #terjangkau #DKUKMP Klaten