Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tinjau Tanggul Jebol Penyebab Banjir Cawas, Bupati Hamenang Upayakan Percepatan Penanganan

Angga Purenda • Rabu, 4 Maret 2026 | 17:18 WIB

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau tanggul sungai yang jebol penyebab banjir di Kecamatan Cawas.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau tanggul sungai yang jebol penyebab banjir di Kecamatan Cawas.

RADARSOLO.COM-Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, meninjau langsung lokasi tanggul jebol di wilayah Kecamatan Cawas yang menjadi penyebab banjir pada Rabu (4/3/2026) pagi.

Dalam tinjauan tersebut, Hamenang memastikan penanganan darurat terus dilakukan setelah debit air yang luar biasa besar mengakibatkan kerusakan tanggul sedalam 8 hingga 10 meter.

​Peristiwa banjir itu, yang menyebabkan 120 warga sempat dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Para pengungsi tersebar di tiga titik pengungsian di wilayah setempat.

​Bupati Hamenang menjelaskan bahwa kerusakan tanggul kali ini cukup parah sehingga tidak bisa diperbaiki dalam waktu satu hari.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, DPU-PR dan BPBD, terdapat dua titik kerusakan tanggul yang jebol. Salah satunya di wilayah Japanan.

​"Kedalaman tanggul yang jebol mencapai 8-10 meter. Ini tidak mudah karena akses alat berat juga harus diperhitungkan. Strateginya, pengerjaan di dua titik tersebut harus dilakukan secara bersamaan agar aliran air tidak hanya berpindah beban dan membahayakan titik lainnya," ujar Hamenang.

​Dalam upaya percepatan penanganan, Bupati Hamenang secara khusus mengetuk hati para pengusaha tambang pasir di Klaten untuk berkontribusi.

Pemerintah Kabupaten akan menyediakan karung, sementara para pengusaha diharapkan menyumbangkan material pasir.

​"Ini saatnya teman-teman pengusaha tambang membantu masyarakat. Jangan hanya jalannya saja yang rusak karena truk, tapi kali ini tunjukkan kontribusi untuk warga yang terkena musibah. Kami akan segera berkoordinasi dengan para pengusaha di sana untuk dropping material pasir guna menambal tanggul," tegasnya.

​Meskipun genangan air sudah surut dibandingkan Selasa (3/3/2026) malam yang mencapai ketinggian paha orang dewasa, pemerintah tetap memprioritaskan evakuasi warga, terutama lansia jika air mulai memasuki permukiman warga.

Bahkan Posko kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Puskesmas serta PMI Klaten tetap disiagakan.

Baca Juga: Reses di Karanganyar, Ketua DPRD Jateng Ajak Warga Ubah Pola Pikir dan Berani Berwirausaha

Termasuk bantuan logistik dari BPBD dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB) Klaten.

​Hamenang berharap cuaca di wilayah Klaten maupun di hulu tetap bersahabat agar proses penambalan tanggul bisa segera dimulai dalam satu hingga dua hari ke depan. (ren)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#tanggul jebol #penanganan #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #banjir cawas