RADARSOLO.COM-Pesona alam Rowo Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, menjadi daya tarik utama bagi wisatawan selama libur Lebaran 2026.
Sejak H+2 Lebaran, jumlah pengunjung yang ingin menikmati sensasi berkeliling waduk menggunakan perahu tradisional melonjak drastis hingga 200 persen.
Ketua Paguyuban Perahu Tradisional Rowo Jombor Sutomo mengungkapkan, peningkatan kepadatan pengunjung mulai terlihat signifikan sejak awal pekan ini.
Hal itu dibuktikan dengan kedatangan wisatawan dari berbagai wilayah.
Seperti Sumatera, Banten hingga wilayah Jawa Timur serta Jawa Tengah seperti Jepara, Kudus dan Karanganyar.
"Banyak yang menggunakan armada bus dan elf. Mereka takjub dengan keindahan alam dan inovasi perahu tradisional kita yang mungkin paling berkembang pesat di Indonesia," tambahnya.
Meski demikian, ia mengakui masih ada kekurangan fasilitas seperti terbatasnya lahan parkir. Termasuk belum adanya penginapan di sekitar Rowo Jombor.
Sementara itu, sensasi sejuk di tengah cuaca panas menjadi alasan utama warga memilih berwisata ke Rowo Jombor.
Hal ini diakui oleh Wagino, 48, wisatawan asal Ceper, Klaten, yang baru saja turun dari perahu.
"Setelah kemarin silaturahmi ke sanak saudara, sekarang pengin refreshing. Di rumah rasanya panas, tapi kalau sudah naik perahu dan berdiri di atas, rasanya langsung fresh. Suasananya enak sekali, makanya setiap ke sini pasti naik perahu," kata Wagino.
Ia menyarankan, waktu terbaik untuk menikmati panorama Rowo Jombor adalah pada sore hari menjelang matahari terbenam. Cuaca lebih teduh dan pemandangan perbukitan sekitar terlihat lebih eksotis. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono