Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sapa Warga Terdampak Angin Kencang di Karanganom dan Tulung, Bupati Klaten Hamenang Serahkan Bantuan

Angga Purenda • Selasa, 31 Maret 2026 | 11:36 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menyerahkan bantuan warga terdampak bencana angin kencang di Karanganom dan Tulung, Senin (30/3/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menyerahkan bantuan warga terdampak bencana angin kencang di Karanganom dan Tulung, Senin (30/3/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM- Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau langsung kondisi warga yang terdampak bencana angin kencang di Desa Karanganom, Kecamatan Karanganom dan Desa Majegan, Kecamatan Tulung, Senin (30/3/2026) sore.

Selain memantau kerusakan, Bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan logistik untuk meringankan beban warga terdampak.

Baca Juga: RLPPD KABUPATEN KLATEN TAHUN 2025 KLATEN BERSINAR : EKONOMI TUMBUH MERATA, PRESTASI MAKIN NYATA

Bencana angin puting beliung tersebut terjadi pada Minggu (29/3/2026) sore sekira Pukul 16.30, menyusul hujan deras yang melanda wilayah Klaten.

Beberapa wilayah mulai dari Karanganom, Cawas, Jatinom, Ngawen dan Tulung dilaporkan mengalami dampak serupa.

Mulai dari pohon tumbang hingga kerusakan atap rumah.

Dalam kunjungannya, Bupati Hamenang mengapresiasi kesigapan tim BPBD, relawan, serta pemerintah desa yang langsung bergerak sesaat setelah kejadian.

Baca Juga: Ketua DPRD Klaten Puji Kondusivitas Lebaran, Sebut Anggota Dewan Tak Kenal Libur

Namun, ia mengingatkan bahwa cuaca ekstrem diprediksi masih akan berlangsung hingga April mendatang.

"Hari ini kami mengecek secara langsung. Beberapa titik sudah terkondisi berkat gotong royong BPBD, Dinas Sosial dan para relawan. Saya harap kedepan, Surat Edaran (SE) yang saya sampaikan beberapa bulan lalu (ajakan gotong-royong di lingkungan masing-masing) benar-benar dijalankan oleh warga," ujar Hamenang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamenang menyerahkan bantuan berupa terpal untuk penutup atap sementara.

Baca Juga: Angin Kencang Sebabkan Kerusakan Masif di 18 Desa di Klaten, Terparah di Kecamatan Karanganom

Kemudian matras dan perlengkapan tidur dan logistik bahan pangan untuk kebutuhan beberapa hari ke depan.

“Saya berharap dengan semangat gotong-royong, proses pemulihan rumah warga dapat selesai dengan cepat. Jadi masyarakat dapat beraktivitas normal kembali,” ujar Hamenang.

Ia menekankan pentingnya langkah preventif selama masa pancaroba, seperti pemangkasan pohon yang terlalu tinggi di dekat pemukiman atau jaringan listrik.

Baca Juga: Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Ratusan Pendamping PKH Klaten Dikerahkan Lakukan Ground Checking PBI-JK

"Jika warga memiliki kendala peralatan, silakan komunikasi dengan Camat. Untuk setiap kecamatan sekarang sudah ada Kecamatan Tangguh Bencana yang dilengkapi peralatan pendukung," tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga terdampak di Dusun Jebugan, Desa Karanganom, Sutarman, 46, menceritakan detik-detik mencekam saat angin kencang menyapu rumahnya.

Saat kejadian, ia sedang bersama anaknya di dalam rumah.

"Kejadiannya sekira Pukul 16.30. Angin dari utara kencang sekali sekira 20 menit. Teras rumah terangkat semua, genteng-genteng beterbangan sampai hilang," tutur Sutarman.

Akibat atap yang jebol, air hujan masuk ke seluruh ruangan dan membasahi perabotan serta kasur.

Sutarman mengaku sempat panik karena sang anak menangis, sehingga ia memutuskan untuk segera membawa anaknya lari keluar rumah menuju tempat yang lebih aman.

"Semalam kami mengungsi ke tempat ponakan karena listrik mati dan kondisi rumah basah semua," ungkapnya.

Baca Juga: ​Ribuan Warga Padati Bukit Sidoguro, Tradisi Grebeg Syawal Klaten 2026 Berlangsung Meriah

Meski mengalami kerugian materiil, Sutarman mengaku sedikit terhibur dengan kehadiran Bupati Klaten Hamenang yang meninjau kondisi rumahnya setelah disapu angin kencang.

Termasuk mendapatkan sejumlah bantuan dari pemkab untuk keluarganya.

Ia mengaku, pasca kejadian pihaknya juga mendapatkan perhatian dari pemerintah desa serta tetangga yang langsung membantu membersihkan puing-puing.

Dirinya pun berharap perhatian pemkab dan pemdes selalu hadir lewat kehadirannya untuk membantu warga terdampak bencana seperti dirinya. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#bencana #karanganom #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo #angin puting beliung #BPBD Klaten