Pelaksanaan groundbreaking oleh Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto di Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk. (Dokumentas Kodim Klaten)RADARSOLO.COM - Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menghadiri kegiatan video conference bersama Pangdam IV/Diponegoro dalam rangka groundbreaking pembangunan Jembatan Garuda Tahap III dan Tahap IV yang dilaksanakan secara serentak, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di lokasi pembangunan Jembatan Garuda, Desa Karangpakel, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten.
Proyek merupakan bagian dari upaya masif Kodam IV/Diponegoro untuk mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas wilayah.
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP Murah Terbaru 2026 Rp 1 Jutaan yang Layak Dibeli, Fitur Melimpah dan Tahan Banting
Hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jaka Purwanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Wahyuni Sri Rahayu, Camat Trucuk Rabiman, Kapolsek Trucuk Muslimin serta Kepala Desa Karangpakel Sri Sugiyanto.
Usai pelaksanaan video conference, Dandim 0723/Klaten melakukan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pengerjaan fisik jembatan.
Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto mengungkapkan bahwa untuk wilayah Klaten, pembangunan Jembatan Garuda dilakukan di empat titik strategis.
"Terdapat empat titik pengerjaan di wilayah Klaten, di antaranya berada di Kecamatan Trucuk, Kecamatan Bayat, Kecamatan Cawas, dan Kecamatan Manisrenggo," ujar Slamet.
Khusus di Desa Karangpakel, jembatan akan dibangun dengan panjang bentangan mencapai 26 meter. Jembatan ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan mobilitas warga antar-kecamatan.
Slamet mengungkapkan, pembangunan jembatan tersebut diharapkan tidak hanya sekadar membangun fisik bangunan. Tetapi juga bisa menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat setempat.
Baca Juga: Catat Syarat Lengkap dan Alurnya! 53 Ribu Balita di Klaten Jadi Sasaran Vaksinasi Massal Campak
“Kami berharap pembangunan Jembatan Garuda di Desa Karangpakel ini dapat memberikan manfaat besar bagi warga Kecamatan Trucuk dan Kecamatan Bayat, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” tambah Slamet.
Lebih lanjut, Slamet mengungkapkan, pembangunan Jembatan Garuda menjadi solusi strategis dalam meningkatkan aksesibilitas antarwilayah di Kabupaten Klaten.
“Proyek ini sekaligus memperkuat sinergi nyata antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Slamet.
Selain prosesi simbolis pembangunan, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga sekitar. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat di lokasi pembangunan. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono