Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Lepas Keberangkatan Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Klaten ke Tanah Suci, Ini Pesan Bupati Hamenang

Angga Purenda • Selasa, 12 Mei 2026 | 14:57 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat melepas ratusan jemaah calon haji di halaman GOR Gelarsena Klaten, Selasa (12/5/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat melepas ratusan jemaah calon haji di halaman GOR Gelarsena Klaten, Senin (11/5/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Suasana khidmat menyelimuti halaman GOR Gelarsena Klaten pada Senin (11/5/2026).

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo secara resmi melepas keberangkatan 354 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 61 ke Tanah Suci.

Pelepasan itu merupakan bagian dari rangkaian pemberangkatan ribuan jemaah asal Kabupaten Klaten yang terbagi dalam beberapa gelombang.

Selain Kloter 61, pada hari yang sama pemerintah daerah juga telah memberangkatkan Kloter 60 dengan jumlah 352 jemaah.

Baca Juga: Perputaran Uang Program MBG di Klaten Tembus Rp150 Miliar per Bulan, Bupati Hamenang Minta SPPG Serap Produk Lokal

Dalam sambutannya, Bupati Hamenang menyampaikan harapan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan rukun serta wajib haji di Tanah Suci.

Ia menekankan pentingnya bekal pelatihan manasik yang telah diterima jemaah sebelumnya.

"Harapan kita bersama, beliau-beliau dari keberangkatan hingga nanti di sana bisa menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sehat dan lancar. Sepulangnya ke tanah air pun semoga menjadi haji yang mabrur," ujar Hamenang saat diwawancarai di lokasi.

Menariknya, Pemkab Klaten juga memberikan perhatian khusus pada aspek logistik personal jemaah.

Untuk mengobati rasa rindu pada masakan rumah, setiap jemaah dibekali sangu berupa lauk-pauk khas Klaten. Mulai dari sambal pecel, kering teri, kering kentang, abon sapi hingga serundeng.

Baca Juga: Gantiwarno Jadi Pelopor Digitalisasi Administrasi, Bupati Hamenang Luncurkan Program SRIKANDI Masuk Desa

"Kami memberikan sangu lauk-pauk khas. Harapannya ini sedikit mengobati keluhan atau rasa kangen dengan Kabupaten Klaten selama berada di sana," tambah Hamenang.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Klaten Faizatul Ummah menjelaskan, total jemaah asal Klaten tahun ini mencapai 1.117 orang. Terdapat dinamika perubahan data akibat faktor kesehatan maupun duka cita.

Total ada tiga jemaah terpaksa menunda keberangkatan karena tidak lolos syarat istithaah kesehatan tingkat lanjut.

Selain itu, dua jemaah dilaporkan meninggal dunia sebelum berangkat, namun posisi mereka langsung diisi oleh jemaah cadangan sesuai nomor urut porsi.

Baca Juga: Program PKK Klaten Makin Progresif, Fahrani Hamenang Aktif Turun Langsung ke Lapangan: Jadi Motor Inovasi, Fokus dari Catin hingga Lansia

"Total jemaah kita justru meningkat karena ada tujuh cadangan yang naik status. Mereka diestimasikan berangkat pada Kloter 81 atau kloter sapu jagat. Meski tetap fleksibel jika ada posisi kosong di kloter lebih awal," ungkap Faizatul.

Seperti diketahui, rangkaian pemberangkatan jemaah Klaten dilakukan secara bertahap dari dua titik lokasi. Dimulai pada Minggu yang merupakan kloter 59 sebanyak 82 jemaah calon haji di berangkatkan dari Masjid Raya Klaten.

Sedangkan pada Senin (11/5/2026) terdapat kloter 60 sebanyak 352 jemaah dan kloter 61 terdapat 354 jemaah yang diberangkatkan dari GOR Gelarsena.

Selain itu, pada kloter 62 terdapat 317 orang yang juga diberangkatkan dari GOR Gelarsena pada Selasa (12/5/2026).

Pemkab Klaten memastikan seluruh pendamping haji akan sigap mengawal para jemaah agar proses ibadah di Arab Saudi berjalan tanpa kendala yang berarti.(ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#pemberangkatancalon jemaah haji klaten #lauk pauk #kloter 16 klaten #Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo