Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jawab Keluhan Warga Soal Naiknya Harga Sembako, Pemerintah Kecamatan Gantiwarno Gelar Gerakan Pangan Murah

Angga Purenda • Rabu, 10 Juni 2026 | 13:05 WIB
Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di Pendapa Kecamatan Gantiwarno, Selasa (9/6/2026). (Dokumentasi Pemerintah Kecamatan Gantiwarno)
Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di Pendapa Kecamatan Gantiwarno, Selasa (9/6/2026). (Dokumentasi Pemerintah Kecamatan Gantiwarno)

RADARSOLO.COM-Gerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar di Pendapa Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Selasa (9/6/2026).

Menghadirkan komoditas minyak goreng premium dan telur ayam ras dengan harga terjangkau.

Pemerintah Kecamatan Gantiwarno mengambil langkah konkret untuk meringankan beban warganya.

Baca Juga: Celebest FC Pasang Target Tinggi di Boyolali, Persada Sumba Barat Daya Jadi Korban Pertama, Setelah Itu Persebi dan Wamena United Jadi Target Selanjutnya

Terutama di tengah situasi ekonomi global, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan berimbas pada melambungnya harga kebutuhan pokok di Klaten

Camat Gantiwarno V Retno Setyaningsih menjelaskan, komoditas utama yang menjadi primadona dalam GPM adalah minyak goreng premium.

Tidak tanggung-tanggung, tersedia 1.000 liter minyak goreng premium dari Provinsi Jawa Tengah

" Harganya hanya Rp17.500 per liter. Jika di toko atau pasar, harganya sudah mencapai Rp 22.000-Rp24.000 per liter. Maka program ini hadir sebagai jawaban langsung atas keluhan tersebut," ujar Retno.

Selain minyak goreng, GPM juga menyediakan komoditas telur ayam ras yang dijual Rp24.000 per Kg.

Retno menambahkan, harga telur ini dipatok lebih murah dibandingkan harga pasaran karena didatangkan langsung dari peternak lokal Gantiwarno tanpa melalui rantai distribusi yang panjang.

Baca Juga: Hasil Argentina Vs Islandia: Lionel Messi Cetak Gol Internasional ke-117, La Albiceleste Menang 3-0 Jelang Piala Dunia 2026

"Biasanya warga mengeluh di media sosial saya terkait harga pangan. Keluhan itu langsung kami rangkum, kami usulkan ke dinas, dan Alhamdulillah langsung difasilitasi," imbuh Camat Gantiwarno.

Untuk memastikan distribusi berjalan merata dan tepat sasaran, panitia menerapkan skema bersyarat untuk pembelian minyak goreng.

Setiap warga yang membeli diwajibkan membawa fotokopi KTP, dengan ketentuan satu KTP berlaku untuk pembelian maksimal 2 liter minyak goreng.

"Syarat KTP ini tidak harus warga asli Gantiwarno. Siapa saja yang memegang KTP Jawa Tengah, boleh membeli. Namun untuk komoditas telur, kami bebaskan jumlah pembeliannya dan tanpa syarat KTP karena ini murni membantu menyerap produk peternak kami sendiri," jelas Retno.

Baca Juga: Pasca-Aksi Heroik Siswi SD Berusaha Gagalkan Curanmor, Pemdes Sidowayah Imbau Warga Soal Keamanan hingga Optimalkan Jaringan CCTV

Pemerintah Kecamatan Gantiwarno berharap stimulus berkala seperti ini dapat terus menekan laju inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tingkat akar rumput.

Sementara itu, Tri Rahayu, salah seorang pembeli asal Gantiwarno mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.

Ia datang khusus untuk mengantre komoditas minyak goreng premium.

"Saya beli minyak goreng seharga Rp17.500 per liter. Kalau di pasar sekarang harganya sudah Rp23.000-Rp24.000 per liter. Berarti ada selisih sekitar Rp5.000-Rp6.000 per liter. Lumayan sekali, uang sisa selisihnya bisa saya gunakan untuk membeli bumbu masak yang lain," tutur Tri Rahayu.

Senada dengan Tri, Siti, ibu rumah tangga di Gantiwarno memanfaatkan momen ini untuk memborong dua komoditas sekaligus.

Yakni 2 liter minyak goreng dan 2 kilogram telur ayam.

Baca Juga: Kabar Baik dari Merbabu: Sempat Dilanda Kebakaran, Populasi Surili Jawa Kini Terpantau Ada 37 Ekor

"Ini beli telur 2 Kg, harganya Rp 24.000 per Kg, di pasar sudah Rp 24.500-Rp 25.000. Minyaknya juga dapat Rp17.500, padahal di pasaran sekitar Rp 21.000 per liter. Ya lumayan lah, bisa ngirit dan sisanya dialihkan untuk kebutuhan rumah tangga yang lain," ujar Siti.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah berjalan dengan tertib hingga seluruh kuota minyak goreng dan komoditas pangan lainnya habis terserap oleh masyarakat. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#gpm #Harga Sembako #Gerakan Pangan Murah #minyak goreng #Kecamatan Gantiwarno