RADARSOLO.COM- Sebanyak 7.150 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kabupaten Klaten menerima bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun Anggaran 2025.
Bantuan beasiswa yang berasal dari Ketua DPR RI Puan Maharani tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Pendapa Pemkab Klaten, Rabu (1/7/2026).
Acara penyerahan simbolis ini dihadiri oleh ratusan siswa-siswi beserta orang tua murid.
Baca Juga: 70 ASN Solo Digembleng Bahasa Inggris, Siap Layani Wisatawan hingga Tamu Asing
Dari total keseluruhan penerima di Klaten, sekira 900-an siswa disalurkan langsung melalui kanal usulan Bupati Klaten. Sementara sisanya disalurkan melalui kanal lainnya.
Dalam laporan resminya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten Titin Windiyarsih menyampaikan bahwa bantuan beasiswa PIP itu merupakan sinergi nyata antara pemerintah pusat, legislatif dan tokoh masyarakat.
Efektif untuk mengakomodasi siswa layak bantu yang kerap kali terkendala administrasi.
Seperti belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada sistem PIP reguler.
"Dari hasil verifikasi dan validasi data, terdapat 972 siswa yang lolos melalui usulan (kanal Bupati Klaten) ini untuk memastikan tidak adanya duplikasi dengan jalur reguler. Rinciannya terdiri dari 351 siswa SD, 343 siswa SMP, 108 siswa SMA, dan 170 siswa SMK," jelas Titin.
Untuk setiap siswa SD mendapatkan bantuan beasiswa PIP sebesar Rp 450 ribu.
Sedangkan untuk setiap siswa SMP sebesar Rp 700 ribu dan setiap siswa SMA/SMK sebesar Rp 1,8 juta.
Titin menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi secara berkala dengan satuan pendidikan dan pihak perbankan guna mengantisipasi kendala aktivasi rekening simpanan pelajar.
Harapannya agar pencairan kolektif berjalan aman, tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu demi mendukung wajib belajar 13 tahun.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya usulan bantuan pendidikan dari Ketua DPR RI Puan Maharani untuk anak-anak di Kota Bersinar.
Baca Juga: Rumah Siap Kerja Jadi Catatan DPRD, Wali Kota Janji Program Diperkuat dengan Tambahan Rp 2 Miliar
Ia meminta pihak sekolah dan orang tua mengawal proses tersebut agar hak siswa benar-benar cair.
"Alhamdulillah, usulan kami ke Ketua DPR RI Ibu Puan Maharani membuahkan hasil. Harapannya program ini dikawal sampai pencairannya, jangan sampai anak sudah terdaftar tapi karena kurang informasi akhirnya tidak cair," beber bupati.
"Ini adalah investasi agar anak-anak kita bisa bersekolah dengan nyaman dan mengejar cita-citanya," lanjut dia.
Hamenang juga mengingatkan dengan tegas agar dana PIP digunakan sepenuhnya untuk pemenuhan kebutuhan belajar siswa.
Bukan untuk keperluan lain, apalagi kepentingan pribadi orang tua.
"Fokus saja, kalau sepatunya rusak beli sepatu. Kalau bukunya kurang atau seragamnya kurang, beli itu. Jangan melenceng dari program," tegasnya.
Manfaat beasiswa PIP tersebut dirasakan langsung oleh Stefanus Noval Arianto yang merupakan siswa yang naik kelas 5 SD Negeri 1 Mlese, Cawas.
Antonius Suparno, sebagai orang tua tunggal mengaku sangat terbantu dengan adanya program beasiswa tersebut.
"Tentu kami merasa senang dan bangga. Bantuan ini sangat meringankan beban kami untuk membeli buku-buku atau alat penunjang proses belajar-mengajar sekolah anak yang selama ini masih kurang," tutur Antonius.(ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono