RADARSOLO.COM – Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran pada Kamis malam (2/7/2026). Berdasarkan informasi resmi Badan Geologi melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), fenomena tersebut terjadi pada pukul 23.58 WIB.
Awan panas guguran itu tercatat meluncur dengan estimasi jarak sejauh 1.800 meter ke arah barat daya atau menuju hulu Kali Sat/Putih. Aktivitas tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 53,05 mm dan berdurasi 92,91 detik.
Baca Juga: Respons Video Viral di Pasar Bubrah, BTNGM Tegaskan Jalur Pendakian Merapi Tutup Total
Sebelumnya pada 28 Juni, 1 Juli dan 2 Juli, awan panas turun dari Gunung Merapi.
BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana, khususnya di daerah bahaya serta alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi.
Masyarakat juga diminta selalu mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang serta mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.
Baca Juga: Resmi! APGI Jawa Tengah Angkat Bicara Soal Aktivitas Pendakian Gunung Merapi Jalur New Selo
Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Siaga (Level III). Warga di sekitar kawasan Merapi maupun para pendaki diimbau tidak memasuki zona berbahaya dan terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik melalui kanal resmi BPPTKG. (nik)
Editor : Niko auglandy