Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 1,8 Kilometer, BPPTKG Keluarkan Imbauan Penting

Niko auglandy • Jumat, 3 Juli 2026 | 02:15 WIB
Awan Panas Guguran Gunung Merapi Meluncur 1,8 Kilometer, Kamis malam (2/7/2026) pada pukul 23.58 WIB. (Dok. BPPTKG) 
Awan Panas Guguran Gunung Merapi Meluncur 1,8 Kilometer, Kamis malam (2/7/2026) pada pukul 23.58 WIB. (Dok. BPPTKG) 

RADARSOLO.COM – Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran pada Kamis malam (2/7/2026). Berdasarkan informasi resmi Badan Geologi melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), fenomena tersebut terjadi pada pukul 23.58 WIB.

Awan panas guguran itu tercatat meluncur dengan estimasi jarak sejauh 1.800 meter ke arah barat daya atau menuju hulu Kali Sat/Putih. Aktivitas tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 53,05 mm dan berdurasi 92,91 detik.

Baca Juga: Respons Video Viral di Pasar Bubrah, BTNGM Tegaskan Jalur Pendakian Merapi Tutup Total

Sebelumnya pada 28 Juni, 1 Juli dan 2 Juli, awan panas turun dari Gunung Merapi. 

Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran pada Minggu malam (28/6/2026), pukul 20.56 WIB. (Dok. BPPTKG) 
Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran pada Minggu malam (28/6/2026), pukul 20.56 WIB. (Dok. BPPTKG) 

Awan Panas Guguran Kembali Meluncur dari Merapi (dok. BPPTKG) 
Awan Panas Guguran Kembali Meluncur dari Merapi (dok. BPPTKG) 

Gunung Merapi kembali luncurkan awan panas, Kamis pagi (2/7/2026), material vulkanik meluncur terjadi pada pukul 06.01 WIB. (Dok. Kementerian ESDM)
Gunung Merapi kembali luncurkan awan panas, Kamis pagi (2/7/2026), material vulkanik meluncur terjadi pada pukul 06.01 WIB. (Dok. Kementerian ESDM)

BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana, khususnya di daerah bahaya serta alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Masyarakat juga diminta selalu mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang serta mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.

Baca Juga: Resmi! APGI Jawa Tengah Angkat Bicara Soal Aktivitas Pendakian Gunung Merapi Jalur New Selo

Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Siaga (Level III). Warga di sekitar kawasan Merapi maupun para pendaki diimbau tidak memasuki zona berbahaya dan terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik melalui kanal resmi BPPTKG. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#vulkanik #gunung merapi #lava