Pelepasan Kontingen Peparpeda Klaten 2026, Pasang Target Pertahankan Prestasi Tiga Emas

Angga Purenda • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:36 WIB

 

Pelepasan kontingen atlet Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Kabupaten Klaten di Ruang Rapat B2 Setda Klaten pada Jumat (21/8/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Pelepasan kontingen atlet Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Kabupaten Klaten di Ruang Rapat B2 Setda Klaten pada Jumat (21/8/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten secara resmi melepas kontingen atlet Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah 2026 pada Jumat (21/8/2026) di Ruang Rapat B2 Setda Klaten.

Pelepasan kontingen dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten Purwanto.

Sebanyak 35 orang diberangkatkan dalam kontingen tersebut, terdiri atas 20 atlet disabilitas pelajar serta 15 pelatih dan official. Mereka siap bertanding dalam kejuaraan yang diselenggarakan di Kota Surakarta pada 21-23 Agustus 2026.

Baca Juga: Terjerat Kasus Asusila, Anggota Polres Wonogiri Dijatuhi Demosi 10 Tahun

Plt Kepala Disbudporapar Kabupaten Klaten Purwanto mengungkapkan harapannya agar kontingen Klaten mampu tampil maksimal. Begitu juga mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

"Mudah-mudahan ini memberikan prestasi terbaik untuk Kabupaten Klaten. Harapan kita tentu bisa meraih hasil dan prestasi yang setinggi-tingginya," ujar Purwanto.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Klaten Sri Mulyo menyampaikan bahwa kontingen Klaten menargetkan untuk mempertahankan raihan prestasi seperti Peparpeda tahun lalu.

Baca Juga: Dissos Klaten Sebut Belum Ada Aduan Masuk, Ini Alur Jika Hendak Perbaiki Status Desil

Pada gelaran Peparpeda 2025, atlet disabilitas pelajar Klaten sukses memboyong tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

"Target kita masih sama dengan tahun kemarin, mempertahankan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu untuk mengamankan posisi lima besar," kata Sri Mulyo.

Sebelumnya melalui proses seleksi yang ketat hingga akhirnya terpilih 20 atlet untuk diberangkatkan ke Peparpeda 2026. Termasuk menjalani pemusatan latihan selama satu bulan penuh.

Baca Juga: Pemkab Sragen Galang Donasi dan Doa untuk Korban Gempa NTT

Dalam ajang tahunan tersebut, kontingen Klaten berlaga di tiga dari total empat cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Yakni para atletik, para renang dan para tenis meja.

Sedangkan pada gelaran Peparpeda Klaten belum menerjunkan atlet pada cabor para bulu tangkis. Lantaran keterbatasan sarana dan prasarana pendukung serta pelatih profesional.

"Potensi sebenarnya ada, namun sarana dan prasarana pendukungnya yang belum siap. Termasuk ketersediaan pelatih profesional. Karena itu kita fokus di tiga cabor dulu, di mana cabor tenis meja dan renang menjadi lumbung medali andalan kita," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Karanganyar Tebar 15 Ribu Benih Ikan di Waduk Lalung dan Jlantah

Sri Mulyo menambahkan, ajang Peparpeda kali ini ini juga menjadi sarana pembinaan berjenjang bagi para atlet pelajar sebelum menuju jenjang yang lebih tinggi.

"Peparpeda ini sifatnya memberikan ruang dan kesempatan bagi para pelajar sebagai ajang pemanasan dan pembinaan. Nanti atlet yang potensial dan siap akan dilanjutkan ke tingkat umum atau profesional, seperti persiapan ajang Peparprov Jawa Tengah Ke-V yang akan digelar November mendatang," pungkasnya. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
NPCI klaten Peparpeda Disbudporapar Klaten atlet disabilitas