Realisasikan Program Dalan Alus-Padang, Bupati Klaten Pastikan Penambahan PJU di APBD Perubahan

Angga Purenda • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 15:29 WIB
Pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di kawasan Jalan Nglinggi, Klaten Selatan, Rabu (5/8/2026). (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)
Pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di kawasan Jalan Nglinggi, Klaten Selatan, Rabu (5/8/2026). (Dokumentasi Bagian Prokopim Setda Klaten)

RADARSOLO.COM-Pemkab Klaten berkomitmen memperluas jangkauan penerangan jalan umum (PJU) di wilayahnya.

Melalui Perubahan APBD 2026, Pemkab Klaten menambah alokasi anggaran untuk memasang sekitar 100 unit PJU baru di berbagai titik strategis.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan kepastian penambahan anggaran tersebut seusai menghadiri kegiatan Sambung Rasa di Desa Jurangjero, Kecamatan Karanganom, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: Cegah Tanah Longsor, Kodim Klaten Hijaukan Lereng Merapi Lewat Penanaman 1.000 Bibit Pohon

"Iya, untuk PJU di perubahan APBD ada penambahan sekitar 100 biji. Insya Allah akan kami bagi ke berbagai wilayah, termasuk di Sambung Rasa ada yang menyampaikan, nanti sekitar 10 atau mungkin 20 akan kami bagi di sini [wilayah Desa Jurangjero, Kecamatan Karanganom," ujar Hamenang.

Dengan adanya penambahan 100 unit di anggaran perubahan, total alokasi pemasangan PJU oleh Pemkab Klaten pada 2026 ini mencapai lebih dari 300 unit.

Sebelumnya, pada APBD murni 2026, Pemkab Klaten telah menganggarkan pemasangan 230 unit PJU.

Hamenang menegaskan bahwa pemenuhan penerangan jalan akan terus ditingkatkan secara bertahap setiap tahunnya.

Mengingat, saat ini masih terdapat ribuan lokasi di Klaten yang membutuhkan akses penerangan.

Penerangan jalan menjadi salah satu fokus utama pemkab yang terangkum dalam program prioritas dalan alus, padang lan banyu lancar.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Hari Ini: Jam Berapa Veda Ega Pratama Balapan di Moto3 San Marino 2026?

"Dalam program dalan alus, padang, lan banyu lancar salah satunya padang [terang]. Ini yang kemudian harus kami genjot," tegas Hamenang.

Ia menambahkan, program penerangan ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, keamanan lingkungan serta mendukung aktivitas ekonomi warga pada malam hari.

Terkait teknologi PJU, Hamenang menjelaskan bahwa Pemkab Klaten sempat menerapkan sistem lampu penerangan jalan tenaga surya sebagai bentuk efisiensi energi dan operasional.

Namun, dalam perjalanannya, banyak fasilitas tersebut tidak berfungsi optimal akibat maraknya pencurian komponen baterai.

Baca Juga: Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz: Sama-Sama Mesin 1.5 Liter, Tapi Mana yang Lebih Nyaman?

Hingga akhirnya kembali menggunakan berbasis jaringan listrik agar lebih optimal.

Di sisi lain, untuk mengimbangi keterbatasan APBD dalam memenuhi kebutuhan PJU yang masif, Pemkab Klaten juga aktif menggaet pihak swasta dan BUMN melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Salah satunya bekerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk pemasangan PJU di wilayah Kecamatan Cawas.

"Alhamdulillah, kami juga dapat CSR dari PLN yang sebentar lagi, mungkin dua atau tiga pekan lagi diresmikan di Kecamatan Cawas. Nah, nanti kami akan kolaborasi seperti itu. Sehingga tidak semuanya dari APBD, tetapi programnya tetap bisa jalan," lanjutnya.

Baca Juga: Berkali-kali Dirazia, Knalpot Brong Tak Ada Habisnya

Penambahan PJU di Kecamatan Karanganom juga menjadi jawaban langsung atas aspirasi yang disampaikan Kepala Desa Jurangjero Ali Murtono dalam acara Sambung Rasa tersebut.

Ali mengungkapkan bahwa jalan kabupaten sepanjang 1,5 kilometer yang melintasi desanya membutuhkan sedikitnya 30 titik PJU baru. Jalur rawan redup tersebut mencakup rute Dusun Krajan–Dusun Pandanan serta akses jalur utara Desa Jurangjero–Desa Ngabean. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
program dalan alus padang apbd perubahan pju Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo penerangan jalan umum