Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Butter Rice Crispy Boneless, Menu Sarapan Praktis Temani WFH

Syahaamah Fikria • Minggu, 8 Agustus 2021 | 06:58 WIB
Butter Rice Crispy Boneless. (M IHSAN/RADAR SOLO)
Butter Rice Crispy Boneless. (M IHSAN/RADAR SOLO)
Work from home (WFH) sedikit banyak mengubah kebiasaan sarapan kita. Saking fokusnya bekerja di rumah, jadwal makan pagi terkadang terlewatkan. Agar sarapan lebih bervariasi, menu olahan breakfast satu ini patut dicoba.

MENU breakfast di Indonesia wajib ada nasi dan lauk. Nasi berfungsi sebagai asupan energi karena mengandung kalori untuk modal beraktivitas seharian. Sedangkan lauk sebagai pendamping nasi untuk menggugah selera. Agar tidak bosan makan nasi melulu, Executive Chef Hotel Solia Zigna punya referensi menu breakfast nasi yang berbeda. Namanya, Butter Rice Crispy Boneless.

”Perpaduan nasi dan butter ini kalorinya tinggi. Sehingga bisa awet sampai makan siang. Jadi badannya bisa diajak bekerja seharian. Tidak perlu lagi ngemil-ngemil untuk mengganjal perut. Cara masaknya juga sangat simpel. Bahan-bahannya mudah ditemui, bahkan mungkin menjadi bahan basic memasak di rumah,” ungkap Executive Xhef Hotel Solia Zigna, Gio kepada Jawa Pos Radar Solo.

Menu ini bisa disebut dengan memasak nasi dengan rasa berbeda. Alias, nasi yang sudah ada diubah menjadi butter rice. Bahan-bahan yang diperlukan, ada beberapa isian. Yakni smoked beef atau bisa diganti dengan sosis atau ayam, sesuai selera. Kemudian sayuran, seperti buncis, wortel, dan bawang. Tentu saja jangan lupa siapkan butter.

”Tumis butter terlebih dahulu. Kemudian masukkan smoked beef atau isian yang diinginkan. Baru kemudian masukan sayuran. Lanjut masukkan nasi putih. Lalu dilakukan seasoning biasa seperti garam, penyedap rasa, dan lada,” jelasnya.

Chef Gio mengingatkan proses menumis dilakukan hanya selama 15 menit saja. Kalau terlalu lama ditumis, nasi akan terasa keras lantaran terlalu lama mengenai pan. Sehingga akan mempengaruhi rasa dan kenikmatan saat menyantap menu tersebut. Ditambah lagi, warna sayur juga akan menjadi lebih gelap. Tidak terlihat fresh.

”Perhatikan juga penggunaan butter. Karena butter dan margarin itu dua bahan yang berbeda. Margarin lebih banyak kandungan lemaknya. Ada taste asin. Dan warnanya kuning. Sementara butter, aromanya lebih kuat meskipun rasanya plain. Butter kandungan lemaknya sedikit. Warnanya lebih putih. Biasanya, margarin digunakan untuk cooking. Sedangkan butter untuk membuat cake, karena tidak berpengaruh terhadap warna. Jadi tergantung selera saja,” bebernya.

Bagi yang pengin lebih simpel lagi, menu ini juga bisa dimasak langsung dari rice cooker. Caranya, seperti memasak nasi putih biasanya. Hanya saja tambahkan butter ke dalam air. Ditambah sayuran yang sudah dipotong. Karena butter tidak bisa menyatu di dalam air, Chef Gio mengatakan nasi harus diaduk setelah mendidih sampai matang.

”Nah, untuk crispy boneless, bisa pakai dada ayam fillet. Tidak pakai tulang. Jangan terlalu tebal. Kemudian marinasi pakai bumbu. Lalu buat adonan tepung encer, untuk menempelkan ayam ke tepung panir. Goreng dengan api kecil selama 10 menit saja. Kalau terlalu lama, selain gosong, ayamnya lebih keras dan alot. Juicy-nya tidak keluar,” tandasnya. (aya/adi)

BAHAN-BAHAN:

Nasi

Butter

Daging ayam fillet bagian dada

Smoked beef, atau bisa diganti sosis

Buncis

Wortel

Bawang

Garam

Penyedap rasa

Lada

Tepung

Tepung panir Editor : Syahaamah Fikria
#nasi goreng #Butter Rice Crispy Boneless