Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kuliner Solo: Sensasi Gulai Daging Sapi dari Jetis Sukoharjo, Tekstur Daging Lembut Disiram Kuah Kental

Syahaamah Fikria • Sabtu, 9 Maret 2024 | 18:00 WIB

 

Gulai sapi di salah satu warung di Jalan Pemuda Wetan, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo ini ramai diserbu pecinta kuliner.
Gulai sapi di salah satu warung di Jalan Pemuda Wetan, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo ini ramai diserbu pecinta kuliner.

RADARSOLO.COM - Menu gulai selalu punya kelompok penggemar tersendiri.

Nah, jika menu gulai biasa berupa gulai ayam, kambing atau jerohan.

Namun, gulai yang disajikan Ragil Adi Murtopo, 37, di Jalan Pemuda Wetan, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo ini berbeda.

Karena warung gulai itu menawarkan pilihan gulai sapi.

Gulai sapi ini cocok untuk sarapan dan obat mujarab untuk perut yang keroncongan.

Di warung Ragil ini setidaknya ada dua menu gulai sapi. Yakni, gulai jerohan sapi dan gulai daging sapi.

”Kalau jerohan ya isinya babat, iso, paru. Kalau yang daging, isinya daging sapi,” kata Ragil.

Sekilas, gulai sapi buatan Ragil ini sama dengan gulai kambing atau menu gulai lain yang disajikan dengan kuah kental.

Namun, gulai sapi Ragil memiliki ciri khas rasa.

Irisan-irisan daging sapi yang empuk disiram dengan kuah gulai kental sehingga terasa lezat.

Gulai daging sapi Pak Ragil disajikan panas ditambah irisan kubis dan cabai atau sambal bagi penyuka pedas.

”Tergantung selera, mau yang jerohan atau daging,” katanya.

Tekstur daging sapi gulai Ragil lembut dengan kuah kental. Tentunya bumbu-bumbunya diolah dengan tepat.

”Ya seperti bumbu rempah, santan kelapa juga pilihan. Jadi kuah lebih kental dan legit,” katanya.

Dia pun tidak main-main dalam memilih bahan baku jerohan maupun daging sapi.

Jerohan dan daging sapi harus yang berkualitas serta fresh. Ini untuk memenuhi selera lidah warga Sukoharjo.

”Proses meracik bumbu dan memasak ya istri saya,” jelasnya.

Ciri khas lain dari gulai sapi ini adalah harganya yang ramah di kantong.

Diakui Ragil, dengan harga yang terjangkau, dia tidak mendapatkan untung banyak dari gulai sapi.

Namun, terbantu dari penjualan minuman dan menu masakan olahan berbahan daging sapi lainnya.

Untuk gulai daging dan nasi dibanderol seharga Rp 25 ribu.

Sedangkan gulai jerohan dan nasi dibanderol Rp 20 ribu.

”Ramadan nanti tetap buka, tapi sore menjelang berbuka puasa sampai malam,” katanya. (kwl/adi/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#gulai sapi #sukoharjo #gulai #kuliner Solo