Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ini Dia Jajanan Khas Imlek yang Mulai Diburu Masyarakat Solo

Maulida Afifa Tri Fahyani • Minggu, 26 Januari 2025 | 01:05 WIB

 

Produsen kue keranjang kebanjiran pesanan jelang perayaan tahun baru Imlek.
Produsen kue keranjang kebanjiran pesanan jelang perayaan tahun baru Imlek.

RADARSOLO.COM – Berbagai jenis jajanan khas Imlek mulai banyak diburu oleh masyarakat. Di antaranya adalah Kue Keranjang, Kue Moho, hingga Kompyang.

Salah seorang pedagang Kue Moho di Baluwarti Keraton, Wulan Ratnawati menyebut, permintaan jajanan khas Imlek ini telah meningkat pesat sejak beberapa hari terakhir.

”Ya mulai meningkat, tapi belum terlalu banyak. Untuk yang partai besar biasanya pesan di H-3 Imlek,” katanya kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (24/1/2025).

Wulan menjelaskan, selama periode Imlek, permintaan Kue Moho bisa melonjak signifikan. Seperti Imlek tahun lalu ia bisa menghabiskan hingga 50 kg bahan kue moho.

”Mendekati hari H Imlek biasanya paling ramai pesenan, tahun lalu sampai 50 kg, kalau hari normal biasanya cuma habis 40 kg, naik 10 kg an bahan,” ujarnya.

Wulan menyebut, rata-rata pemesan berasal dari klentheng dan perorangan. Tidak hanya Kue Moho, kue Kompyang turut menjadi yang paling banyak dicari pelanggan. Harga kue yang dia jual mulai Rp 2.500 perbiji.

”Ya moho sama kompyang, kompyang kalau musim gini saya tambahin stoknya biasanya 20 buah lebih habis. Karena biasanya untuk kebutuhan sembahyang ataupun sajian untuk dibagi-bagikan,” jelasnya.

Sementara itu, pedagang Kue Keranjang, Ratna Anggraini mengatakan, pemesanan mulai banyak dilakukan sejak Desember lalu, seiring dengan perayaan Natal.

”Orang-orang mulai tertarik mencoba kue keranjang, tapi permintaannya belum terlalu ramai, agak menurun dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Ratna menjelaskan, sekali memasak ia bisa menghabiskan 110 kg ketan, untuk menghasilkan sekitar 300 kg Kue Keranjang.

Hingga kini, Ratna sudah memasak Kue Keranjang sebanyak delapan kali menjelang Imlek.

”Kue keranjang yang kami buat dibungkus satu kilogram, bisa berisi empat atau dua buah kue,” katanya.

Meskipun ada penurunan permintaan sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu, Ratna tetap optimis kue keranjang masih laris diburu masyarakat

.”Ya harapannya setelah Imlek, terutama hingga Cap Go Meh nanti, pesanan akan kembali meningkat,” tandasnya. (ul/adi)

Editor : Damianus Bram
#imlek #Kue Moho #solo #kompyang #kue keranjang goreng #Jajanan Imlek #pasar gede