RADARSOLO.COM - Di sudut kota Sragen, ada sebuah warung sederhana yang menjadi magnet bagi pecinta kuliner.
Gudeg Sragen Mbak Juwita, warung ini menyajikan gudeg dengan cita rasa khas yang berbeda dari gudeg Jogja.
Meski tak semanis gudeg khas Jogja, perpaduan olahan nangka muda, krecek, dan sambal di sini punya pesona sendiri yang bikin pelanggan ketagihan.
Warung kecil yang berada di jalan Jenderal Sudirman ini buka setiap hari dari pukul 05.00 hingga 19.00.
Mbak Juwita, sang pemilik, meracik gudeg dengan penuh cinta. Menu andalannya, Gudeg Telur, dibanderol hanya Rp 10 ribu, menjadikannya pilihan ramah kantong.
Tak hanya gudeg, warung ini juga menawarkan lauk pelengkap yang menggugah selera, seperti ayam, olahan jengkol, kering tempe, hingga tahu.
”Sebenarnya gudeg ya seperti ini aja, kalau bedanya jualnya di Sragen, jadi nggak perlu ke Jogja,” candanya.
Keunikan Gudeg Sragen Mbak Juwita tak berhenti di warungnya. Lewat layanan online 24 jam, Mbak Juwita melayani pesanan langsung dari rumahnya.
Meski sibuk, Mbak Juwita tetap ramah dan cekatan melayani setiap pelanggan.
Tak heran, pesanan online justru mendominasi, terutama saat momen Lebaran lalu, ketika warung ini kebanjiran hingga 350 pesanan.
"Saya kaget sekaligus senang. Ternyata banyak yang suka gudeg buatan saya," ungkap Juwita.
Sementara itu Budi, pelanggan lewat aplikasi jasa pengiriman makanan cukup menggemari gudeg Sragen.
Hanya dengan pesan lewat aplikasi, rasa laparnya saat Tengah malam bisa diobati.
“Rasanya pas di lidah, nggak terlalu manis, jadi cocok buat yang suka gudeg dengan sentuhan gurih, praktis banget, tengah malam lapar gudeg, tinggal pesan,” ceritanya.
Sedangkan Iwan, pelanggan lainnya menuturkan porsi yang disajikan seperti masak buat keluarga sendiri.
“Porsinya nggak pelit, rasanya bikin kangen rumah,” ungkap pemuda yang punya darah Jogja ini. (din/adi)
Editor : Adi Pras